Noga Bu Neneng Asal Sukajadi Tamansari Melejit hingga Luar Kota

by -

METROPOLITAN.id – Dikenal sebagai wilayah yang penuh dengan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai sendal sepatu hingga tanaman hias, tapisiapa sangka dari desa kaki Gunung Salak bernama Sukajadi itu lahir cemilan Noga. Berdiri 10 tahun nama Noga Bu Neneng booming hingga luar kota.

Berlokasi di Kampung Gadog Sisi, Gunung Rancage, RT 03 RW 08, Noga Bu Neneng diproduksi secara sederhana. Di rumah itu, sepuluh tahun terakhir ekonomi warga terbantu dalam memproduksi hasil tani kacang. Noga sendiri adalah makanan olahan kacang pendamping cemilan.

Bu Neneng, pemilik usaha ini, mengungkapkan proses pembuatan Noga sendiri dimulai dari panen kacang. Hanya kacang terbaik yang dipilih. Setelah kering dijemur, kacang-kacang kemudian diolah bersama kelapa dan gula pasir.

“Di sini kita ada bumbu rahasia yang memang setiap makanan punya resepnya. Awalnya saya memproduksi skala kecil. Namun karena banyak yang suka akhirnya mencoba produksi untuk dibuat merek dan kemasan yang bagus,” ungkapnya.

Baca Juga  Peserta Pelatihan Penanggulangan Bencana Jadi Satgas

Bicara soal rasa, Noga Bu Neneng sangat legit dan renyah. Perpaduan kacang yang dibentuk seperti mangkuk itu dapat dinikmati dengan kopi hitam ataupun sebagai kudapan oleh-oleh.

Neneng berharap usahanya ini dapat membantu warga sekitar. Untuk itu, berterimakasih kepada Pemerintah Desa Sukajadi yang membantu proses berkembangnya usaha ini. Selain di sekitaran Bogor, Noga Bu Neneng sudah mengembangkan pasarnya ke luar kota seperti di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Pemasaran juga dilakukan secara online.

Kepala Desa Sukajadi, Ade Gunawan memaparkan Pemerintah Desa Sukajadi kini tengah membidik UMKM binaan desa. Tujuannya untuk memulihkan perekonomian warga desa. Desa menyuntikkan dana untuk sektor usaha mengunakan dana desa.

Baca Juga  Tinjau Korban Longsor, Kades Ciangsana Minta Warga Waspada

“Kami membantu sektor UMKM dengan dana desa. Pemberdayaan pemerintaan khususnya di Noga. Noga ini ciri khas Sukajadi dan sudah sepuluh tahun produksi. Akibat pandemi, UMKM sempat terhenti dan banyak membutukan bantuan dana,” katanya.

Ade berharap sektor UMKM di Desa Sukajadi dapat menembus pasar nasional dan masuk daftar UMKM Kabupaten Bogor. Saat ini pihak desa juga menjadikan Noga sebagai salah satu oleh-oleh asal Gunung Salak terutama Kecamatan Tamansari.

“Tidak hanya Noga tetapi juga keripik, kerajinan dan masih banyak lagi. Karena Desa kami mayoritas ekonominya berputar pada UMKM,” harap Ade. (jal/c/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *