Ojol Adu Mulut Saat Lapor Kehilangan Motor, Petugas Diperiksa Propam, Kapolres Minta Maaf

by -

METROPOLITAN.id – Kasus pengemudi ojek online (ojol) yang kehilangan motor dan merasa laporannya tak ditanggapi Polsek Cileungsi menjadi perhatian publik. Kejadian ini viral di sejumlah media sosial (medsos).

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin pun langsung bergerak cepat. Ia mengaku bakak memberikan sanksi kepada oknum anggota Polsek Cileungsi yang dianggap tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini, oknum anggota tersebut menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor.

Iman juga meminta maaf atas perilaku anggotanya yang kurang baik. Ia berjanji akan terbuka atas saran dan masukan dari masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Secara Pribadi saya meminta maaf atas perilaku anggota kami yang kurang baik dalam memberikan pelayanan. Kami akan terbuka menerima saran dan masukan dari berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan polri bagi seluruh masyarakat,” kata Iman, Rabu (12/1).

Baca Juga  Jangan Biarkan Baterai Smartphone Kamu Sampai 0%

Sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (ojol), CH, menjadi korban penipuan. Saat diajak makan, motornya dibawa kabur penumpangnya.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten, Minggu (09/1) lalu.

Kasus ini pun sempat viral di sejumlah media sosial (medsos). Musababnya, korban merasa tak dilayani dengan baik saat ingin membuat laporan di Polsek Cileungsi

Aksi pencurian ini bermula saat korban yang berusia 38 tahun diajak makan oleh penumpangnya. Saat sedang makan, sang penumpang meminjam motor korban dengan alasan pergi ke ATM untuk menarik uang tunai.

Namun setelah lama ditunggu, penumpang tersebut tak kunjung kembali. Korban baru sadar menjadi korban penipuan dan motornya dibawa kabur.

Baca Juga  Ratusan Pengusaha Minyak dan Gas Ngumpul di Bogor, Bahas Wacana Pembatasan Pertalite Ganti ke Pertamax

Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi. Namun saat korban membuat laporan polisi, terjadi kesalahpahaman dengan petugas yang menerima laporan.

“Bahwa yang bersangkutan Ini merasa tidak di layani dengan baik oleh petugas yang menerima laporan dan terjadi adu mulut hingga viral di media sosial,” ujar Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam Wijaya, Rabu (12/1).

Ia mengaku saat ini pihaknya sudah melakukan penanganan kepada korban secara langsung dengan baik atas kasus yang sempat viral tersebut.

“Dari proses laporan polisi, klaim asuransi, hingga administrasi lainnya pun sudah selesai kita tangani. Untuk penanganan kasusnya saat ini pun sudah dalam proses penyelidikan kami,” tandasnya. (fin)

Baca Juga  Tiga Hari PSBB Pra AKB, 30 Warga Bogor Positif Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published.