Pembangunan Perumahan Baru Bikin Warga Cilendek Barat Bogor Resah

by -

METROPOLITAN.id – Warga RT 2/9 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor kini tengah dibuat resah lantaran adanya aktifitas perataan tanah atau cut and fill di lingkungan wilayahnya, yang ditengarai untuk kepentingan pembangunan perumahan.

Keresahan warga bukan tanpa alasan. Sebab, proses pembangunan disebut berdampak pada saluran drainase yang ada. Belum lagi, warga mengaku tidak tahu terkait proses perataan dan tidak ada komunikasi kepada warga.

Menurut warga RT 2/9 Asep Kusmadiadi, drainase di lingkungannya sudah ada sejak lama dan mengalir menuju lokasi yang kini tengah dilakukan cut and fill. Hal itu pun memicu kekhawatiran lantaran ada kabar drainase bakal ditutup. Padahal, salurannya menembus ke irigasi.

Ia juga mengaku kaget lantaran tiba-tiba kurang lebih sepekan lalu ada alat berat dan aktifitas perataan di lokasi yang tepat berada di belakang rumahnya tersebut.

“Kita kaget tiba-tiba ada Beko (alat berat, red), ada aktifitas pembanguna, padahal kita nggak tahu itu mau dibangun apa. Ya menggangu kenyamanan lah karena kita nggak tahu itu. Kita juga khawatir drainase yang berfungsi antispasi banjir ini, ditutup oleh pengembang karena ngalir kesana,” katanya saat ditemui Metropolitan.id di rumahnya, Selasa (25/1).

Baca Juga  Jangan Parkir Sebarangan!

Ia pun meminta pelaksana maupun pengembang untuk menghentikan proses cut and fill, sebelum menyelesaikan persoalan dengan warga. Terutama soal izin, drainase hingga perencanaan penanganan banjir. Sebab berpotensi menimbulkan banjir di wilayah RT 2/9, apalagi jika berpengaruh terhadap drainase yang ada.

Warga lainnya, Timbul, mengakui tidak tahu kaitan aktivitas perataan di wilayahnya itu. Ia sempat mendatangi lokasi dan bertanya kaitan pembangunan dan saluran drainase.

“Katanya mau dibangun perumahan. Aviari Residence kalau nggak salah. Kami belum dapat informasi apa-apa, tiba-tiba ada alat berat dan mulai pembangunan. Kami tidak diminta musyawarah untuk izin. Jadi mohon dihentikan seluruh aktifitas sebelum ada kejelasan ke warga,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Syarifah Mulai 'Safari' OPD, Dishub Diontrog Paling Awal

Apalagi, saluram drainase irigasi yang ada di pemukiman ini merupakan limpasan dari Sungai Cidepit. Bila pembangunan tidak sesuai atau ditutup, maka air akan meluap dan terjadi banjir.

Ditempat yang sama, Ketua RW 9 Kelurahan Cilendek Barat, Dedi Irwan mengungkapkan, setelah adanya keluhan dan aduan warga, ia langsung berkoordinasi dengan lurah setempat.

Diketahui, pembangunan untuk perumahan ada di wilayah di RW 13 dan RW 9 Kelurahan Cilendek Barat. Dari informasi yang ia dapat, pengembang hanya berkoordinasi dengan RW 13 terkait izin dengan warga. Padahal, sebagian wilayah masuk ke RW 9 dan berdampingan dengan warga di wilayah tersebut.

“Kemarin pelaksana sempat menemui warga dan meminta maaf. Saat itu langsung cek ke lapangan bahwa aktifitas memang termasuk di RW 9. Warga mempertanyakan perizinan untuk perumahan itu, karena banyak warga tidak dimintai tahu. Tidak ada permohonan izin dari warga di RW 9, sedangkan informasinya pihak perumahan sudah berkoordinasi soal izin dengan RW13,” jelasnya.

Baca Juga  Satpol PP Kemang Bawa ODGJ Ke RSJ

Sehingga pihaknya pun belum tahu apakah pengembang sudah mengantungi izin atau belum. Yang jelas, kata dia, aktifitas sudah berjalan dilokasi.

Pihaknya juga akan segera mempertemukan kembali warga dengan pihak pelaksana pembangunan karena banyak aspirasi dari warga, terutama soal drainase, penanganan banjir dan izin.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pemuda Cilendek Raya (IPCR) yang juga warga RT 2/9, Toga Marsauli juga meminta pihak pengembang untuk menghentikan pekerjaan selama belum ada diskusi lebih lanjut dengan warga setempat.

Sebab jika tidak, akan berdampak secara lingkungan kepada warga nantinya.

“Kita minta disetop saja dulu sampai ada kesepakatan dengan warga. Apalagi kalau ada potensi dampak banjir, tentu kita nggak mau,” tukasnya.

Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan dari pelaksana maupun pengembang terkait keluhan warga RT 2/9 Kelurahan Cilendek Barat tersebut. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.