Pimpin Musrenbang, Camat Cigombong Buka-bukaan Anggaran

by -
METROPOLITAN.id – Camat Cigombong, RE Irwan Somantri memimpin rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan ini berlangsung di ruang aula kantor Kecamatan Cigombong dengan dihadiri muspika, kepala desa (kades) hingga tokoh masyarakat.
Irwan Somantri mengatakan, pada tahun anggaran 2022, Kecamatan Cigombong menerima kucuran APBD Kabupaten Bogor, sejumlah Rp15.769.466.355 yang diperuntukan pada sektor pendidikan, PU dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Tenaga Kerja, Pangan, Pertanian, Perikanan, serta Peternakan.
“Berdasarkan jumlah anggaran d iatas, jika dibandingkan dengan anggaran 2021 yang telah direalisasi ada penurunan, yakni pada tahun 2021 sebesar Rp20 juta. Hal ini disebabkan program Samisade pada tahun 2022 belum dimasukkan dalam Rencana Realisasi Anggaran Tahun 2022 yang tertuang dalam lembaran Sosialisasi Program dan Kegiatan Pembangunan Daerah untuk Kecamatan Cigombong Tahun Anggaran 2022. Untuk itu, jika program Samisade masuk, kemungkinan ada kenaikan yang signifikan,”ujarnya.
Di sisi lain, pada Musrenbang Tahun ini untuk usulan Tahun Anggaran 2023, masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur sebesar 80 persen yang meliputi pendidikan, jalan, penataan ruang, pemukiman dan perumahan, dengan kata lain masih lebih banyak pada pembangunan fisik atau infrastruktur,infrastruktur yang sangat mendesak antara lain pembangunan puskesmas pembantu di Desa Tugujaya, relokasi Puskesmas Ciburayut, dan pembangunan SMP Negeri 3 Cigombong.
“Pada tahun 2022, masih ada anggaran yang tertinggal, yaitu pengadaan tanah untuk pembangunan SMP Negeri 3 Cigombong, padahal sudah diajukan sejak tahun 2020. Kemungkinan hal ini terkait kondisi keuangan daerah yang terbentur oleh anggaran penanganan Covid-19. Saya berharap semoga belanja tanah tersebut dapat terealisasi pada tahun anggaran 2023 agar aksesibilitas masyarakat dalam pendidikan jenjang SMP pada tiga desa yang meliputi Desa Cisalada, Pasir Jaya, dan Ciburayut dapat terlayani. Adapun kebutuhan anggaran pengadaan tanah tersebut sekitar Rp5 miliar untuk lahan seluas 6.000 hingga 10.000 meter persegi,” ucapnya.
Di tempat yang sama, salah seorang tokoh masyarakat Cigombong, Engkan dan merupakan anggota BPD Srogol, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bogor atas perhatiannya kepada masyarakat Cigombong yang dibuktikan dengan kucuran anggaran yang cukup besar, termasuk di dalamnya program Samidade. Meskipun dalam suasana PAndemi Covid-19 masih memperhatikan pembangunan infrastruktur.
 “Harapan saya pada tahun sekarang dan seterusnya tetap perhatian Bupati dan jajarannya tidak berubah, bahkan bertambah perhatiannya. Selain itu, juga jajaran pemerintah Kabupaten Bogor, terutama dinas terkait harus lebih mengencangkan pengawasan agar terjaga kualitas pembangunannya, termasuk pencegahan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Selain kepada Bupati, dia mengucapkan terima kasih kepada aparatur pemerintahan Kecamatan Cigombong yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat ketika terjadi bencana dan persoalan sosial di masyarakat. (Nto/b/els)

Baca Juga  APK Bisa Dicopot Paksa, Jika...

Leave a Reply

Your email address will not be published.