Polisi Cecar Marissya Icha dengan 17 Pertanyaan

by -

METROPOLITAN – Maris­sya Icha selesai menjalani pemeriksaan pertamanya terkait kasus dugaan penga­niayaan Medina Zein di Pol­res Metro Jakarta Selatan. Ia mengaku telah diminta men­jawab 17 pertanyaan atas laporan tersebut.

Ketika wawancara dengan awak media, Marissya Icha menegaskan dirinya tak sama sekali melakukan kekerasan pada Medina Zein. Ia bahkan tak sama sekali menyentuh tubuh Medina Zein. ”Tadi 17 pertanyaan,” ujarnya di Polres Jakarta Selatan, Senin (10/1). ”(Pertanyaan terkait) Saat pertemuan dengan Medina dan saya nggak nyentuh dia sama sekali,” lanjutnya.

Marissya Icha menambah­kan, saat itu ia memang dia­jak bertemu Medina Zein di Polda Metro Jaya. Namun ia sempat menolak. Marissya Icha kemudian hadir di Polda bertemu Medina Zein keeso­kan harinya dengan maksud bermediasi. ”Terus dia me­maki saya dengan bahasa-bahasa kotor dalam kantor polisi memancing saya emo­si,” tutur Marissya Icha.

Baca Juga  Marissya Icha Santai Dilaporkan ke Mabes Polri

Marissya Icha menegaskan, saat itu ia tak sama sekali melakukan kekerasan kepada Medina Zein. Ia bahkan mengaku tak sama sekali me­nyentuhnya. Setelah kejadian itu, Medina Zein melaporkan Marissya Icha atas dugaan penganiayaan di Polres Ja­karta Selatan.

”Tapi memang saya tidak menyentuh dia sama sekali, kita memang berdebat di situ. Justru seinget saya, dia yang mencoba menyentuh saya. Tapi tangan saya tidak ada menyentuh Medina sama sekali,” tutur Marissya Icha.

Lebih lanjut Ahmad Ram­zy yang menjadi kuasa hu­kumnya pun menjadi saksi dalam ka­s u s ini. Ahmad Ramzy saat itu memang ada di lokasi keja­dian. Ia mengklaim Marissya Icha tak sama sekali meny­entuh Medina Zein sedikit pun. Bahkan, kedua tangan Marissya Icha itu tengah menggenggam tas dan HP.

Baca Juga  Marissya Icha Santai Dilaporkan ke Mabes Polri

”Tidak ada (aniaya, red). Saya melihat bagaimana Icha berdiri, bagaimana Medina berdiri. Tangan Icha saya lihat nggak pernah gimana-gimana. Tangannya di bawah pegang tas dan HP,” tegas Ahmad Ramzy. ”Saya tidak sentuh (Medina Zein, red) sama sekali,” te­gas Marissya Icha. (dtk/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *