Puluhan Siswa dan Guru di Bogor Positif Covid, PTM di Sembilan Sekolah Dihentikan

by -
Kepala Dinkes Kota Bogor dr Sri Nowo Retno. (IST)

METROPOLITAN.id – Sebanyak sembilan sekolahan di Kota Bogor terpaksa menghentikan sementara aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolahnya.

 

Keputusan ini diambil setelah puluhan siswa dan guru terkonfirmasi positif virus Covid-19.

 

Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, total ada 36 siswa dan guru dari lima sekolah setingkat SMA, tiga sekolah setingkat SMP dan satu sekolah setingkat SD yang dilaporkan terpapar Covid-19.

 

Terdiri dari SMAN 6 sebanyak 15 kasus, SMA Bina Insani sebanyak 10 kasus, SMAN 1 sebanyak dua kasus (masih dilakukan tracing), SMA Regina Pacis satu kasus serta SMAN 2 satu kasus (masih dilakukan tracing).

 

Baca Juga  Direktur BPJS Kesehatan Mengancam Bagi Para Penunggak Iuran Akan Kesulitan Urus STNK, Paspor dan IMB

Kemudian, dari SMPN 6 sebanyak empat kasus serta SMPN 2 dan 3 masing-masing sebanyak satu kasus. Terakhir, SDN Julang satu kasus.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kasus positif yang ditemukan di lingkungan sekolah di Kota Bogor masih dalam tracing. Kemungkinan, jumlah kasus terpapar Covid-19 masih memungkinkan untuk bertambah.

 

Meski demikian, Retno sudah melaporkan kejadian tersebut ke Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan kedepan.

 

“Sudah saya sampaikan ke ketua Satgas untuk bahan pertimbangan kebijakan PTMT (pembelajaran tatap muka terbatas),” kata Retno.

 

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi. Menurutnya, ada beberapa sekolah yang dilaporkan terpapar Covid-19 dan hingga Minggu (30/1) siang, jumlah siswa dan guru yang dilaporkan positif Covid-19 ada sebanyak 36 orang.

Baca Juga  Fiks, Jalan Ranggagading Bogor Jadi Pedestrian, Kendaraan Nggak Bisa Lagi Melintas

 

Untuk saat ini, diyakini Hanafi, seluruh sekolah yang ditemukan kasus Covid-19 dihentikan sementara kegiatan PTM dan diganti dengan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online.

 

“Sekolah yang ditemukan ada kasus terpapar Covid-19 langsung daring,” katanya.

 

Sedangkan, ditambahkan Hanafi, untuk sekolah yang lain masih berjalan, sebelum ada kebijakan lain yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Kota Bogor.

 

“Untuk PTM masih menerapkan 50 persen dengan Prokes ketat, sebelum ada kebijakan lain dari Satgas Covid Kota,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.