Punya Ayam Bangkok di Rumah? Begini Cara Perawatan Ekstra Supaya Tampil Ideal

by -

METROPOLITAN.id – Ayam bangkok. Sesuai namanya ayam jenis ini berasal dari Thailand. Di kalangan pecintanya, ayam Bangkok dikenal sebagai ayam jagoan turun laga lantaran memiliki keunggulan dibandingkan jenis yang lain.

Namun begitu, ayam Bangkok ini juga di kalangan pecintanya banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan. Tak heran, mereka rela untuk memberikan perawatan ekstra agar ayam tampil ideal.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu pecinta ayam Bangkok, Firman Ardiansyah. Pemuda berusia 22 tahun ini mengaku kepincut dengan ayam Bangkok sejak enam tahun lalu.

“Iya mulai suka dan pelihara waktu masih SMA. Ayam ini beda dengan jenis lain, tampilannya gagah dan kebetulan Bapak juga pelihara di rumah. Jadi sama-sama hobi,” ujarnya, Selasa (3/11).

Baca Juga  Inilah Rahasianya Rizky Dwi Sukses Bermain Sebagai Bek Kiri

Ia mengungkapkan, soal perawatan ayam Bangkok memang tidak sukar. Namun agar tampilan ayam sesuai keinginan dibutuhkan perawatan ekstra, salahsatunya rutin memberikan jamu.

“Jadi untuk perawatan saya rutin kasih jamu buat kebugaran, sehari sekali. Jamu ini terbuat dari campuran kuning telur ayam kampung atau bisa telur bebek, madu, gula merah, asam jawa dan kunyit. Bahan-bahan bisa sekucupnya atau feeling,” ujarnya.

Disamping itu, lanjut Firman yang akrab dipanggil Temon, untuk perawatan rutin lain yang dilaksankan setiap hari pagi dan sore, adalah membasuh tubuh ayam dengan air hangat tanpa sabun.

Penggunaan air hangat itu agar warna merah pada kulit ayam tetap segar dan tidak pucat. “Kulit warna merah itu tanda ayam prima,” tambahnya.

Baca Juga  Ini Isi Pernyataan Sikap Simpatisan Habib Rizieq usai Dilarang Gelar Demo, Salah Satunya Minta Bima Arya Dilengserkan

Kegiatan rutin selanjutnya pemberian pakan ayam Bangkok. Namun, kata dia, dalam pemberian pakan berupa dedak tersebut disesuaikan dengan umur ayam.

“Untuk di bawah umur enam bulan dikasih pakan dua kali sehari pagi dan sore setelah ayam dimandikan. Kalau umurnya di atas enam bulan cukup satu kali, biasanya sore saja,” jelasnya.

Selain perawatan, lanjutnya, ayam Bangkok juga dilatih fisik secara berkala agar berotot. Hal ini bisa dilakukan dengan cara ayam digerakkan melawan arus air, juga betis yang diberikan beban berat.

Saat ini tepat di pekarangan rumahnya, di Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Temon memelihara sebanyak enam pejantan ayam Bangkok Jalak.

Baca Juga  Bima Arya Inginkan BCC Jadi Tempat Lahirnya Pemikiran Diluar Kebiasaan

“Ayam jenis ini punya nilai jual tinggi. Iya, kalau pasaran yang umur tujuh bulan saja itu bisa dihargai Rp500.000 ke atas,” tutupnya. (jagadtani.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.