Rachel Vennya Ngaku Hidupnya rusak Karena kabur dari karantina

by -

METROPOLITAN – Rachel Vennya menceritakan kondisinya saat keta­huan tidak melakukan karantina se­pulang dari Amerika Serikat. Rasa takut menyelimuti perasaannya. Sete­lah semua orang tahu, Rachel Vennya hanya bisa menyadari tindakan bodoh­nya itu. Ia pun memutuskan untuk me­minta maaf ke publik. ”Ya sudah gue minta maaf ke publik, gue akuin kesala­han gue. Gue juga mencoba jalani hal-hal yang harus gue jalani,” tuturnya.

Rachel Vennya mengaku berusaha memberanikan diri untuk menghada­pi apa pun yang terjadi ke depannya. Ia tak pernah membayangkan imej baik yang sudah dia bangun rusak karena kesalahannya sendiri.

”Itu kayak hal yang nggak pernah gue bayangkan, gue nggak pernah berpikir gue akan ada di titik kemarin. Gue benar-benar merasa ini hancur gara-gara gue sendiri, ini salah gue, gue harus apa?” ungkap Rachel Vennya.

Baca Juga  Rachel Vennya Naik ke Penyidikan

”Saat pertama kali publik tahu, gue cuma bisa ya di kamar saja, diam, merenungi kesalahan gue, nangis. Takut keluar rumah, takut ketemu orang. Meski semua orang bilang jalani saja,” sambungnya.

Rachel Vennya sampai-sampai tak mau melihat media sosial dan berita. Belum lama ini, Rachel Vennya kembali aktif di media sosial. Ibu dua anak itu sadar ada pekerjaan yang harus dilakukan. Dirinya tak bisa terus-menerus menghindari kenyataan.

”Akhirnya gue lewati hari-hari gue mencoba nggak liat social media, gue nggak mau lihat berita, tapi ya kerjaan gue tuh harus berjalan gitu. Gue ada bebe­rapa kerjasama ada yang harus gue klarifikasi lagi ke mereka karena kejadian ini sebaiknya gimana,” ucapnya.

Baca Juga  Rachel Vennya Pucat Pasi

”Itu yang mendorong gue akhirnya harus keluar rumah untuk meeting. Kita meeting di suatu restoran saat mereka bisik-bisik aku bisa ngerasain. Aku ngerasa me­reka lagi ngomongin aku, entah baju aku, fisik aku, aku nggak bisa fokus sama sekali, aku cuma bisa nunduk saja nggak bisa negakin kepala sama sekali, aku malu bang­et,” tambah Rachel Vennya.

Rachel Vennya masih menangis saat ingat masa-masa itu. Ia meng­ingat saat dirinya pulang dari restoran tersebut dan mendapat ucapan seman­gat. Dari situ Rachel Vennya sadar masih ada orang-orang yang tulus dan peduli dengan dirinya.

”Gue mencoba untuk memutuskan ya sudah tetap maju saja ke depan apa pun yang terjadi maju aja ke depan. Di sini gue benar-benar mau minta maaf sama siapa pun yang merasa disakiti sama tindakan gue,” ucap Rachel Vennya kembali me­minta maaf.

Baca Juga  Sempat ogah Kuliah, Rachel Vennya Raih Beasiswa S2

”Kalau mau lomba lari saja, kita mundur dulu selangkah, dua langkah. Saat gue mau maju selangkah demi selangkah gue coba buat mundur dulu ke waktu di mana kasus ini terkuak dan akhirnya gue harus lewati ini semua karena kesalahan gue sen­diri. Banyak hal-hal yang gue sadari,” tegas­nya.(dtk/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.