Resmi Dilantik, Ini Program Kerja HA IPB Periode 2021-2025

by -

METROPOLITAN.id – Jajaran pengurus Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) periode 2021-2025 secara resmi dilantik di Hotel Salak Heritage, Kota Bogor pada Minggu (23/1).

 

Sejumlah program kerja pun sudah mulai dipersiapkan. Hal itu seperti diungkapkan Ketum HA IPB periode 2021-2025, Walneg S. Jas usai dilantik.

 

“Jadi DPP HA IPB yang sekarang, (selain) kita akan melanjutkan program-program legesi yang sudah kita buat, ke depan kita (juga) akan lebih pro aktif lagi dan menambah lagi (kegiatan),” kata Walneg kepada wartawan, Minggu (23/1).

 

Seperti, dijelaskan Walneg, untuk bidang pertanian secara keseluruhan, pihaknya akan berkontribusi lebih banyak lagi, salah satunya yakni dengan membuat program mengundang alumni-alumni IPB yang baru untuk kembali ke kampung dan berwirausaha tani di daerahnya. Dalam hal ini program yang dimaksud bernama Wirausaha Tani Bangun Desa (Wibasa).

 

“Kita ketahui bahwa pertanian sekarang regenerasi petaninya berkurang, banyak petani-petani tua sementara yang muda itu kurang, maka kita akan mobilisasi alumni-alumni muda untuk kembali ke kampung bertani dengan pendampingan dan bantuan modal usaha,” ucap dia.

Baca Juga  Bacaan doa Senin Pagi, Hilangkan Rasa Malas dalam Memulai Hari

 

Menurutnya, dalam program Wibasa ini para alumni bukan hanya diajak sebatas bercocok tanam semata atau budidayanya saja. Melainkan mereka juga dilibatkan dalam pasca panennya.

 

“Jadi bisa saja dia membuat pabrik tempe dan bahan baku kedelainya di cocok tanam bekerjasama dengan petani, tapi dia ikut buat juga. Itu yang kita maksud nilai tambah dari pertanian,” imbuhnya.

 

“(Intinya) Lihat dulu visibilitasi studinya cocoknya disitu apa, misal sayur mayur dia akan berbudidaya sayur mayur dan mengolah sayurnya, misalkan beras ya beras, tapi harus ada produk-produk olahan yang lain, bukan hanya fokus bercocok tanam tapi juga mengolah, menjadi nilai tambah produk-produk pertanian,” sambung Walneg.

 

Tak hanya itu, dilanjutkan Walneg, pihaknya juga telah menyiapkan program-program lain yang akan terus ditingkatkan, diantaranya advokasi terhadap petani hingga mewujudkan model pertanian terintegrasi atau integrated farming.

 

Sementara, dikatakan Walneg, untuk program khusus almamater atau Univesity IPB, pihaknya akan menambah kuota magang Internasional. Di mana, mahasiswa-mahasiswi magang melalui program Kampus Merdeka Belajar itu akan dibantu untuk magang di luar negeri.

Baca Juga  Polresta Bogor Kota Selidiki Kasus Sopir Angkot Tewas Diduga Tenggak Miras Oplosan

 

“Kita punya jaringan diaspora di luar negeri ada kira-kira 35 negara yang sudah kita bentuk di periode yang lalu, dan di periode ke depan sedikitnya ada 10 negara akan menampung magang Internasional para alumni,” beber Walneg.

 

“Dan juga kita akan mendukung IPB dalam konteks beasiswa. Kemarin kita baru 150-250 mahasiswa pertahun, di periode baru ini kita akan wujudukan mimpi kita 1.000 mahasiswa pertahun kita bantu beasiswanya,” lanjutnya.

 

Selain itu, ditambahkan Walneg, dalam periode baru nanti pihaknya ingin memastikan IPB hadir di setiap daerah. Dalam hal ini dengan cara menambah keterwakilan dari 200 DPC di tingkat kabupaten/kota dan 32 DPD di tingkat Provinsi yang sudah ada saat ini, menjadi minimum sekitar 300 DPC dan 34 DPD se-Indonesia.

 

“Plus 15 DPC Internasional yang saat ini hanya baru ada 2 DPC. Pada periode ini kita akan kembangkan menjadi 15 negara yang statusnya diangkat dari diaspora menjadi DPC Internasional, jadi jaringannya luar biasa HA IPB,” tandas Walneg.

Baca Juga  Ajukan Utang buat Pengembangan Bisnis, Perumda Tirta Pakuan Minta Restu DPRD

 

Sebelumnya, Pasangan Calon (Paslon), Walneg S Jas dan Sukma Kamajaya secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Alumni (HA) IPB periode 2021-2025.

 

Keduanya terpilih usai meraih hasil suara telak dalam voting yang diselenggarakan di Musyarawah Nasional (Munas) VI HA IPB yang berlangsung di IICC Botani, Kota Bogor, Senin (20/12) dini hari.

 

Paslon nomor urut 4 yang merupakan petahana ini (mantan Sekjen periode 2017-2021) menang telak setelah berhasil meraih 140 suara dimana 66 suara didapat dalam pemiihan secara offline dan 74 suara secara online.

 

Sementara Paslon nomor urut 3 yakni Tri Mumpuni dan Bayu Asih Yulianto menempati posisi kedua dengan perolehan 19 suara, dimana 11 suara diperoleh secara offline dan 8 suara secara online.

 

Dan paslon Atep N Subandar dan Dadang Romansah menepati urutan ketiga dalam perolehan suara yakni 10 suara, dimana 8 suara diperoleh secara offline dan 2 secara online. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.