Sat Narkoba Polres Bogor Cokok 10 Pengedar Narkoba Jaringan Aceh, 1 Tersangka Mantan Residivis

by -
10 orang pengedar sabu dan ganja berhasil ditangkap oleh Sat Narkoba Polres Bogor. 1 tersangkanya merupakan residivis yang pernah terjerat kasus yang sama.

METROPOLITAN.id – Selama dua pekan terakhir Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor, berhasil mengamankan 10 orang tersangka pengedar narkoba. Para pengdar tersebut diamakan disejumlah wilayah Kabupaten Bogor.

Daei penangkapan tersebut, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 365 gram atau sepertiga kilogram sabu dan 37 gram ganja. Barang bukti tersebut didapatkan dari sembilan kasus yang berhasil diungkap.

“Dari barang bukti tersebut kita bisa menyelematkan 2.000 orang nyawa dari imbas narkoba ini. Dan dari 10 orang tersangka ini orang terbukti mengedarkan sabu dan ,” kata dia.

Dari sembilan kasus tersebut, lima diantarannya kasus sabu dan empat kasus ganja. Para tersangka ini, lanjut Iman, menggunakan modus COD dan tempel, dimana dalam modus COD ini para kurir berkomuni dan mengatarkan langsung narkobanya kepada pembeli. Sedangkan untuk modus tempel para kurir ini menyepakati lokasi penyimpanan narkobanya.

Baca Juga  Ibu dan Anak Ditusuk Hanya Karna Uang Rp 100 Ribu

“Para tersangkan terjerat pasal 111,112 dan 114 Undang-undang narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara dan 15 tahun penjara,” paparnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bogor Muhammad Ilham mengatakan, dari 10 tersangkan ada satu orang yang merupakan residivis kasus narkoba. Selain di Kabupaten Bogor para tersangka ini mengedarkan narkoba di wilayah Kota Bogor, Depok, Tanggerang dan Jakarta.

“Para tersangka ini jaringannya ke wilayah Aceh juga. Untuk peredarannya di Jabodetabek, sedangkan untuk pembelinya dari berbagai kalangan,” ujar Ilham.

Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Bogor menurut Ilham, karena Kabupaten Bogor merupakan penyangga ibu kota dimana angka peredaran narkobanya cukup tinggi.

“Dari 10 orang tersangka kita masih kembangkan lagi jaringannya kemana saja, karena sebagai penyangga ibu kota ini di Bogor banyak sekali peredaran narkoba khususnya wilayah perbatasan,” ungkapnya. (mam)

Baca Juga  Pengin Muluskan Proyek, Tahunya Malah Diringkus

Leave a Reply

Your email address will not be published.