Selain Bangun Taman, Trotoar Alun-Alun Kota Bogor juga Diperbaiki, Biayanya Tembus Rp2 M

by -
Kondisi trotoar Alun-Alun Kota Bogor. (Foto:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Setelah merampungkan pembangunan taman besar Alun-Alun Kota Bogor di lahan eks Taman Topi (Taman Ade Irma Suryani), Kecamatan Bogor Tengah pada tahun anggaran 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor rupaya kembali bakal menata kawasan pusat kota tersebut pada tahun ini.

Dana dengan jumlah tak kurang dari Rp2 miliar disebut sudah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor 2022. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

“Trotoar Alun-Alun Kota Bogor (dianggarkan) Rp2 miliar pada tahun 2022,” kata Bima Arya.

Menurutnya, selain pembangunan trotoar Alun-Alun Kota Bogor ada beberapa pekerjaan infrastruktur yang direncanakan bakal dilaksanakan pada tahun ini.

Baca Juga  Relawan Muda Usulkan Tujuh Kandidat Cawapres Airlangga, Erick Thohir Teratas

Yakni pembangunan lanjutan Masjid Agung sebesar Rp26 miliar, pembangunan GOR dan pusat kuliner di Kecamatan Bogor Selatan dan Bogor Utara masing-masing sebesar Rp10 miliar serta kelanjutan pembangunan Perpustakaan Kota Bogor sebesar Rp10 miliar.

Ia pun memerintahkan Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) dan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Bogor untuk menyusun jadwal tender kegiatan-kegiatan besar tersebut.

Diketahui, pembangunan Alun-Alun Kota Bogor menelan biaya kurang lebih Rp13 miliar, melalui bantuan dana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Bima Arya sendiri terang-terangan ngarep bisa menuntaskan konsep perencanaan pedestrianisasi secara menyeluruh di berbagai titik jalan se-Kota Bogor. Ia bermimpi bisa menuntaskan program tersebut sebelum masa jabatannya sebagai F1 berakhir pada 2024.

Baca Juga  Viral! Oknum Polisi di Bogor Tilang Pemotor Lalu Minta Uang Rp2,2 Juta

Selain di Jalan Ir H Juanda dan Jalan Jenderal Sudirman yang dikerjakan tahun anggaran 2021, nantinya akan dilanjutkan pembangunan pedestrian di Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pajajaran (Suka­sari-Terminal Baranangsiang), Jalan Pandu Raya hingga Jalan Regional Ring Road (R3).

“Hingga 2024, Pemerintah Kota Bogor sudah menyiapkan konsep perencanaan pedestrianisasi secara menyeluruh,” katanya.

Untuk memenuhi ambisinya itu, pihaknya tidak hanya mengandalkan uang dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor saja, tapi juga mengupayakan dana bantuan dari APBD Provinsi Jawa Barat hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Seperti (pembangunan) jalur pedestrian di Jalan Pajajaran. Lalu misalnya dari provinsi (Jawa Barat) itu pe­destrian Jalan Juanda. Nanti juga di Jalan Pandu Raya seperti itu. (Lalu) Parungbanteng hingga sampai Jambu Dua, kanan kiri itu,” ujar Bima Arya. (ryn)

Baca Juga  Berkat Semangat, SDN Batutulis 2 Torehkan Prestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.