Setelah Lansia, 77.651 Pelayan Publik di Bogor bakal Dijatah Vaksin Booster

by -
Ilustrasi vaksin. (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kota Bogor mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster di sejumlah sentra vaksin se-Kota Bogor, Kamis (13/1/2022). Dengan target warga lanjut usia (lansia) dan pelayanan publik.

Untuk awal, target pertama pemberian vaksin booster diberikan kepada lansia, dengan total sebanyak 34.698 orang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Sri Nowo Retno.

“Jumlah sasaran pansia sebanyak 34.698 orang. Pelaksanaan vaksin dilakukan di 25 puskesmas se-Kota Bogor,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Untuk pelaksanaan vaksin booster, sambung dia, dilaksanakan pada 13 hingga 15 Januari 2022. Para lansia akan mendapatkan 0,5 mililiter vaksin Astrazeneca, yang didata berdasarkan domisili setiap kelurahan dan diperbolehkan membawa pendamping.

Baca Juga  Anak Gemuk Tak Lagi Menggemaskan

Setelah vaksinasi booster terhadap lansia, kata Retno, pihaknya akan melakukan suntik vaksin booster kepada pelayan publik yang disasar sebanyak 77.651 orang.

“Vaksin booster pelayan publik dilakukan di sentra vaksin. Saat ini ketersediaan vaksin booster jenis Astrazeneca sebanyak 23 ribu dosis. Maka jadwal selanjutnya akan dilakukan berdasarkan ketersediaan vaksin,” tuntas Retno.

Sebelumnya, Kota Bogor akhirnya melaksanakan kick off vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster, di Puskesmas Semplak, Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (13/1/2022).

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim ikut menjalani vaksin booster tersebut, bersama Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Baca Juga  Pelangi Raih Juara 1 Lomba Bertutur SD/MI Nasional 2021

“Prinsipnya sama. Karena memang sudah lama dari dosis kedua, hampir 9 bulan. Lebih kerasa pegel saja,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Setelah menerima vaksin booster, ia melewati masa observasi selama 15 menit untuk memastikan tidak ada reaksi atau KIPI.

“KIPI sudah lewat 15 menit dan sudah aman. Cuma pegal sedikit,” ujarnya.

Ia erharap vaksinasi booster di Kota Bogor dapat selesai lebih cepat dari target yang sudah ditetapkan yakni dua bulan.

“Mudah-mudahan bisa dipercepat target waktu kita, dua bulan. Insya Allah (vaksinasi) lansia dua bulan selesai. Target penghabisan maksimal dua bulan. Selebihnya untuk komorbid dan pelayan publik,” tandas Dedie. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.