Tenaga Pendidik Jadi Target Penerima Jaminan BPJamsostek

by -

METROPOLITAN – Kemen­terian Pendidikan, Kebuday­aan, Riset dan Teknologi (Ke­mendikbudristek) dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamso­stek) menggelar Sosialisasi Implementasi Instruksi Pre­siden Nomor 2 Tahun 2021.

Kegiatan yang digelar se­cara hybrid itu merupakan tindak lanjut atas terbitnya Surat Edaran (SE) Kemendik­bud Ristek Nomor 8 Tahun 2021 tentang Peningkatan Kepatuhan dan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ke­tenagakerjaan pada Satuan Pendidikan Formal dan Non­formal.

Sosialisasi tersebut dibuka Sekretaris Jenderal Kemen­dikbudristek Suharti dan Se­kretaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Ma­nusia dan Kebudayaan (Men­ko PMK) Yohanes Baptista Satya Sananugraha serta diik­uti seluruh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kota/Kabupaten dan berbagai stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Su­harti mengatakan, Kemen­dikbudristek telah mengelu­arkan beberapa kebijakan strategis dalam payung kebi­jakan merdeka belajar. Seluruhnya ditujukan untuk mencapai visi yang ditetapkan presiden, yakni terwujudnya Indonesia Maju yang Berdau­lat, Mandiri dan Berkepriba­dian Berlandaskan Gotong-royong. “Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah pening­katan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Bicara tentang kualitas, tentu di da­lamnya ada perlindungan. Karena kita ingin memastikan bahwa seluruh tenaga pen­didik dan tenaga kependidikan juga terlindungi dari risiko kerja dan sebagainya,” jelas Suharti.

Baca Juga  PSBB Diperpanjang, BPJamsostek Bogor Kota Lakukan Dua Kali Penyemprotan Disinfektan

Selain itu, ia juga menekan­kan dengan ada Instruksi Presiden tersebut, semua yang ada di ekosistem pendidikan perlu patuh terhadap arahan Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Direktur Ke­pesertaan BPJamsostek, Zai­nudin, memberikan apresia­si kepada Kemendikbudristek yang telah berkomitmen dalam mewujudkan universal coverage jaminan sosial ke­tenagakerjaan sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021.

“Penghargaan yang tinggi juga kami berikan kepada ja­jaran Kemendikbudristek di bawah pimpinan mas men­teri dan sekjen yang telah dengan berbagai upaya melahirkan berbagai policy untuk memas­tikan perlindungan jamsostek hadir. Lalu, jajaran pemda luar biasa dalam mengimplemen­tasikan Inpres. Kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi, satuan pendidikan sekolah yayasan dan seterusnya. Mari kita inplementasikan Inpres dan surat edaran ini, sehingga seluruh pekerja di ekosistem pendidikan ini terlindungi oleh jaminan sosial ketenagaker­jaan,” ujar Zainudin.

Baca Juga  BPJamsostek Cileungsi Salurkan Santunan Kematian

Menurut data BPJamsostek, hingga saat ini terdapat 882 ribu tenaga kerja di ekosistem pendidikan yang sudah ter­daftar menjadi peserta BP­Jamsostek. Jumlah tersebut baru mencapai 36 persen dari jumlah total 2,5 juta pe­kerja. (sur/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.