Via Instagram, Asnawi Minta Maaf Soal Insiden Terima Kasih di Piala AFF 2020

by -
Asnawi meminta maaf atas aksi berlebihan yang dilakukan saat gelaran Piala AFF 2020 lalu. (Tangkap layar Instagram @asnawi_bhr)

METROPOLITAN.id – Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, mengunggah foto di media sosial yang menampilkan responsnya kepada Faris Ramli dalam laga Indonesia versus Singapura pada gelaran Piala AFF 2020 beberapa waktu lalu.

Momen Asnawi menghampiri Faris setelah pemain Singapura itu gagal mengeksekusi penalti menjadi salah satu kejadian ikonik Piala AFF 2020.

Kejadian tersebut berlangsung di tengah laga sengit leg kedua antara Skuad Garuda dan The Lions memperebutkan tiket final.

Penalti Faris ke sisi kiri gawang Indoneia dapat dibaca dengan baik oleh Nadeo Argawinata yang kemudian menepis bola sehingga skor 2-2 tetap terjaga. Tim Merah Putih kemudian mencetak dua gol pada babak tambahan dan memastikan kemenangan 5-3 secara agregat.

Baca Juga  Menko Airlangga : KUR Goes to Campus Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur

Berselang hampir sebulan dari kejadian, Asnawi menjelaskan maksudnya menghampiri Faris. Pemain Ansan Greeners itu juga menyatakan momen tersebut tak patut diikuti.

“Ada yang ingat dengan momen ini? Sori momen ini tidak bagus untuk ditiru tetapi ini hanyalah spontanitas dan hanya berkata terima kasih kepada Faris,” tulis Asnawi sembari menampilkan emoji kedua tangan yang seperti meminta maaf.

Kejadian Asnawi dan Faris tersebut sempat menyita perhatian. Bahkan Asnawi diketahui juga mendapat peringatan dari sang ayah, Bahar Muharam, dan pelatih Shin Tae Yong.

Sementara unggahan Asnawi di Instagram hingga Senin (26/1) pukul 13.20 atau kurang dari satu jam setelah dibagikan sudah mendapat ribuan komentar dan diberi tanda suka lebih dari 100 ribu.

Baca Juga  Milla panggil 26 pemain untuk hadapi Myanmar

Asnawi saat ini sudah berada di Korea Selatan guna mempersiapkan diri mengarungi musim baru bersama Ansan Greeners dalam K League 2 2022. (cnnindonesia.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.