Wow, 10 Proyek Strategis Pembangunan Kota Bogor Bakal Segera Ditender Bulan Ini

by -
Setelah pembangunan Alun-Alun, Pemkot Bogor berencana menata pedestrian di lokasi tersebut dengan biaya Rp2 miliar pada tahun 2022. (Foto:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Berkaca dari tahun lalu, Wali Kota Bogor Bima Arya sempat mewanti-wanti agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera melakukan tender untuk proyek-proyek besar dan strategis agar tidak mengalami kendala atau keterlambatan lagi di tahun 2022.

Bagian Pengadaan Barang Jasa pada Sekretariat Daerah Kota Bogor pun dituntut bisa melakukan tender di awal tahun 2022. Tak kurang dari 10 program strategis pembangunan Kota Bogor disebut bakal ditender mulai pertengahan Januari 2022.

Hal itu diungkapkan Kasubag Pengelolaan PBJ, Undang Sulaiman. Pihaknya  juga sudah melayangkan surat edaran kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggawangi 10 program tersebut.

“Pak wali kota sudah menandatangani surat edaran terkait 10 program strategis pembangunan. Kemarin sudah dilayangkan ke setiap OPD untuk segera mereview ke inspektorat terkait program tersebut,” katanya, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga  Larangan Mudik, Pengusaha Bus dan Sopir Gigit Jari

Ia melanjutkan, adapun ke 10 program itu yakni pembangunan lanjutan Jalan Regional Ring Road (R3), pembangunan trotoar Jalan R3, pembangunan lanjutan Masjid Agung, peningkatan pedestrian Alun-Alun Kota Bogor dan pembangunan drainase Taman Sari Persada Kelurahan Cibadak.

“Lalu pembangunan sarana olahraga di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Utara, pembangunan lanjutan gedung perpustakaan, pembangunan gedung RSUD dan pembangunan sekolah unit baru,” imbuhnya.

Saat ini,  pihaknya tengah menunggu tindak lanjut penyampaian dokumen-dokumen yang disyaratkan dalam surat edaran tersebut dari OPD-OPD terkait.

Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Arsip dan Perpustakaan serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Baca Juga  Tujuh Cabor Unggulan Nggak Ikut Porda 2018

Undang menambahkan, PBJ akan melakukan tender paket kegiatan tersebut setelah OPD mereview HPS (Harga Perkiraan Sendii) dan mengajukan kembali kepada PBJ.

“Jadi kami akan melelangkan setelah kelengkapan administrasi selesai,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan kepada jajarannya untuk tidak menumpuk proyek-proyek besar di akhir tahun seperti kegiatan-kegiatan tahun sebelumnya. Menurutnya, semua program pembangunan infrastruktur harus dijalankan sesuai dengan jadwal.

“Ini saya ingatkan sangat keras. Tidak ada lagi kegiatan yang mepet di akhir tahun. Jadi, semua pelaksanaan tender dimulai Januari. Tidak ada lagi yang mepet di akhir tahun,” katanya.

Bima meminta Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor untuk segera menyusun jadwal lelang kegiatan-kegiatan besar.

Baca Juga  Lantik Dua Kadis, Bima Arya Minta Prioritaskan Janji Kampanye dan Program RPJMD Bogor

“Pembangunan jalan R3 senilai Rp 5 miliar, trotoar pedestrianisasi senilai Rp 6 miliar, pembangunan Masjid Agung senilai Rp 26 miliar, trotoar Alun Alun Rp 2 miliar, pembangunan GOR dan pusat kuliner di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Utara masing-masing Rp 10 miliar, perpustakaan kota Rp 10 miliar, drainase Taman Persada Rp 1,8 miliar, kemudian ada unit sekolah baru senilai 9,6 miliar. itu contohnya beberapa,” beber Bima.

“Jadi, kita benahi secara total. Tolong diingatkan ini semua. Saya minta kabag PBJ bersama Bappeda sudah presentasi di ruangan saya terkait jadwal kegiatan lelang awal tahun,” tambahnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.