Aparatur Desa Mutlak Harus Handal

by -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor komitmen mewujudkan program desa membangun. Bukan hanya melalui pembangunan infrastruktur tetapi juga membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkaran pemerintahan desa.

BUPATI Bogor Ade Yasin meyakini bahwa kualitas SDM yang ada di seluruh desa akan berdampak pada sukses-tidaknya pembangunan infrastruktur di semua wilayah. Termasuk mendukung program Satu Miliar satu Desa alias Samisade.

“Karena sebagian besar wilayah kabupaten ini kan perdesaan, sehingga SDM di tingkat desa itu juga harus ditingkatkan,” ungkap Ade Yasin.

Salah satunya lewat program Sekolah Pemerintahan Desa, yang angkatan pertamanya telah sukses diwisuda pada Rabu (9/2).

Ade mengatakan bahwa Sekolah Pemerintahan Desa merupakan salah satu implementasi dari Karsa Bogor Cerdas dan Bogor Maju. Program ini dibiayai APBD Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan tata kelola pemerintahan desa.

Baca Juga  Radio Jamparing Ajang Pemersatu Warga Purwasari

“Sekolah Pemerintahan Desa di Kabupaten Bogor merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang pelaksanaannya bekerja sama dengan IPB University,” terangnya.

Melalui program Sekolah Pemerintahan Desa ini, lanjutnya, pengetahuan dan keterampilan tentang tata kelola pemerintahan desa, dinamika, dan perencanaan pembangunan berbasis data sensus, partisipatif, dan spasial semakin meningkat.

”Saya minta agar hasil data presisi betul-betul diterapkan secara efektif dalam perencanaan pembangunan desa masing-masing, agar pembangunan desa berjalan lancar, tepat tujuan, dan sasaran,” kata Ade.

Kemudian, tambah Ade, program padat karya Samisade diadakan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan mempercepat SDG’s desa. Dari total 416 desa, pada 2018 ada 45 desa yang tertinggal. Berkat kerja bersama semua pemangku kepentingan, kita berhasil mengentaskan 45 desa tertinggal menjadi berkembang. Sehingga saat ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Jaga Kesehatan Warga lewat Jumsih Rutin

”Pemerintahan desa kini diberi kepercayaan penuh untuk mengelola berbagai anggaran dan program dari berbagai sumber, termasuk program Samisade dari Pemkab Bogor. Dengan kewenangan yang demikian besar maka kualitas sumber daya aparatur desa yang andal mutlak diperlukan,” jelas Ade.

Ade melanjutkan, Sekolah Pemerintahan Desa ini akan membawa perubahan besar menuju tata kelola pemerintahan desa yang jauh lebih maju dan lebih baik, demi tercapainya masyarakat desa yang maju, mandiri, dan sejahtera, serta terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman, dan Berkeadaban. (*/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.