DPRD kabupaten bogor Gelar vaksinasi booster, Rudy susmanto ingin Lembaganya tidak jadi klaster perkantoran

by -

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, meminta semua pihak berperan aktif menekan laju penularan kasus Covid-19. Salah satunya dengan mencegah klaster perkantoran. Untuk itu, pimpinan instansi, lembaga, perusahaan, baik milik pemerintah maupun swasta, wajib mengetatkan penerapan protokol kesehatan (prokes) di kantornya masing-masing.

SAAT ini kita memasuki gelombang ketiga Covid-19 dan angka penularannya cukup tinggi. Untuk itu, semua pihak harus berkontribusi menekan angka penularan, terutama di perkantoran,” ujar Rudy Susmanto saat mengikuti vaksinasi booster di gedung DPRD Kabupaten Bogor, Jumat (11/2).

Diketahui, DPRD Kabupaten Bogor menggelar vaksinasi booster untuk anggota DPRD, seluruh pegawai sekretariat DPRD, kelompok wartawan dan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan, vaksinasi booster digelar sebagai ikhtiar agar terhindar dari paparan Covid-19 dan mencegah klaster perkantoran.

Baca Juga  Sempat Jabat Erat Ketua DPRD, Ini Hasil Tes Covid Wabup Bogor

“Ini ikhtiar kita bersama agar kita semua terhindar dari efek yang berbahaya jika positif terpapar Covid-19,” kata Rudy.

Terlebih, sambung Rudy, penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor sedang tinggi-tingginya dalam beberapa pekan terakhir. Rudy pun berharap usai divaksin booster, lingkungan DPRD Kabupaten Bogor tidak menjadi klaster Covid-19. “Saya mengimbau pimpinan instansi, lembaga, perusahaan milik pemerintah atau swasta melakukan upaya untuk mencegah klaster perkantoran,” katanya.

Selain staf dan anggota dewan, vaksinasi booster juga diikuti kelompok wartawan DPRD yang sehari-hari beraktivitas di rumah wakil rakyat tersebut. Dalam hal ini, DPRD Kabupaten Bogor dibantu Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini.

“Intinya, semua yang beraktivitas di DPRD kami minta ikut vaksin. Kami juga siapkan rapid antigen sebagai upaya deteksi dini,” kata politisi Gerindra itu. (*/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.