Ini Tanggapan Koni Soal Dugaan Pelecehan Seksual oleh Pelatih Futsal

by -

METROPOLITAN.id – Seorang guru futsal di Kabupaten Bogor mendadak viral. Musababnya, ia diduga mencabuli siswa didiknya.

Informasi yang dihimpun, guru futsal tersebut mengajar di beberapa sekolah. Korbannya disebut merupakan siswa laki-laki yang masih di bawah umur.

Viralnya dugaan pelecehan seksual oleh guru futsal ini direspon Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor.

Ketua KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin menegaskan, asosiasi tempat terduga pelaku bernaung bukan merupakan bagian dari KONI maupun Askab PSSI Kabupaten Bogor.

“Perlu saya sampaikan bahwa Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) tidak di bawah naungan KONI, tidak di bawah naungan Askab,” ujar pria yang karib disapa Junsam, Jumat (4/2).

Baca Juga  Ruang Loker Pabrik di Cibinong Terbakar, Karyawan Panik

Informasi yang beredar, terduga pelaku merupakan ketua AAFI regional Kabupaten Bogor.

Untuk itu, ia menyerahkan penanganan kasus ini ke Polres Bogor. Penanganan korban juga diserahkan ke instansi terkait, seperti KPAID untuk korban di bawah umur.

“Kami selaku pegiat olahraga mendukung spenuhnya pihak kepolisian untuk mengusut tuntas permasalah ini. Jangan berlarut-larut. Karena informasi yang saya dapat tadi siang belum ada korban yg melapor. Jangan sampai ini terulang kembali,” ungkapnya.

Di samping itu, Junsam mengaku pernah mendengar terduga pelaku mengikuti pendidikan di asosiasi futsal resmi yang ada di bawah naungan KONI.

Pihaknya bakal berkirim surat ke asosiasi futsal tersebut agar sertifikat pendidikannya dicabut jika nantinya terduga pelaku benar-benar terbukti melakukan pelecehan seksual.

Baca Juga  Allison Kiper Termahal Rp1,3 Triliun

“Saya mendengar kabar pelaku perrnah mengikuti lesson yang diadakan asosiasi futsal, itu kewenangannya dari asosiasi futsal. Namun ketika dia sudah mendapat sertifikat, KONI dan Askab akan bersurat untuk mencabut sertifikatnya jika terduga pelaku terbukti. Sekarang kita masih asas praduga tak bersalah,” tandas Junsam. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *