KPAI Sebut Vonis Penjara Seumur Hidup Untuk Herry Wirawan Belum Adil

by -

METROPOLITAN.id – Kasus predator seksual Herry Wirawan terhadap 13 santriwati di Bandung sangat mencemari dunia pendidikan. Saat ini, Herry divonis hukuman pidana penjara seumur hidup, dalam arti dipenjara sampai mati.

 

Mengomentari hal itu, Kepala Divisi Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan hakim yang menjatuhinya penjara seumur hidup. Kemudian juga memberikan restitusi kepada anak yang dibebankan kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

 

“Putusan juga menyampaikan rehabilitasi anak korban oleh Pusat Pemberdayaan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat. Kita hormati putusan hakim,” jelasnya seperti yang dilansir JawaPos.com, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga  Banjir Garut Sudah Surut, Sebuah Mobil Ditemukan Terbalik Di Tengah Sawah

 

Meskipun begitu, ia merasa putusan tersebut masih belum adil, terutama bagi para korban. Untuk diketahui, tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada Herry Wirawan adalah hukuman mati dan kebiri kimia.

 

“Putusan tersebut masih jauh dari rasa keadilan bagi korban dari hal yang diharapkan, terutama putusan pemberatan bagi pelaku,” imbuh dia.

 

Mengingat bahwa tragedi ini akan menjadi trauma berat bagi korban, tentu diperlukan penanganan yang tepat. Dirinya berharap ketika pelaku mengajukan banding, pengadilan menolak.

 

“Hal ini sangat penting bagi korban yang menanggung penderitaan yang sangat luar biasa dari kasus ini. Putusan maksimal tentu bisa mendorong psikologi korban dan keluarganya untuk segra bangkit dari penderitaan panjang yang dialami oleh anak,” tandasnya. (JP/els)

Baca Juga  KPU Jabar Siap ‘Jaga Lembur’

Leave a Reply

Your email address will not be published.