Menuju Desa Mandiri, Bupati Bogor Minta Kades Aktif Gali Potensi Wilayah

by -
Bupati Bogor Ade Yasin. (IST)

METROPOLITAN.id – Demi bisa meraih predikat desa mandiri, Bupati Bogor Ade Yasin menginstruksikan para kepala desa (kades) agar aktif menggali dan mengembangkan potensi di wilayah yang mereka pimpin.

“Kades harus mampu memajukan desa, mengembangkan inovasi sehingga kalau sudah desa mandiri, masyarakat pun akan sejahtera,” katanya, Jumat (25/2).

Ia menambahkan, beberapa potensi yang bisa digali diantaranya wisata, pertanian hingga UMKM.

Ade Yasin pun tidak menutup pintu bagi seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Bogor, yang ingin meminta pendampingan dari dinas-dinas teknis.

‚ÄúSilahkan berkoordinasi, kalau ada program bisa diakses dan disinergikan, segera lakukan. Jadi kades jangan hanya diam, tetapi ada upaya-upaya lain yang harus dilakukan oleh kades untuk memenuhi keinginan masyarakat melalui program-program pemerintah,” tegas Ade Yasin.

Baca Juga  Sudah 5 PNS dan 8 Nakes di Bogor Meninggal Akibat Covid-19

Sementara itu Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar menekankan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) wilayahnya kini berstatus ‘maju’ berkat Program Karsa Bogor Membangun.

Pada tahun 2020, kata dia, status IDM Bogor masih berkembang dengan nilai 0,7001.

Tapi tahun berikutnya, Kabupaten Bogor berstatus ‘maju’ dengan nilai 0,7307.

Pria yang karib disapa Gus Udin itu menyebutkan bahwa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI menyatakan Kabupaten Bogor kini memiliki 48 desa mandiri, 188 desa maju, 180 desa berkembang dan nihil desa tertinggal.

Kondisi tersebut, sambung dia, menggambarkan banyak kemajuan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2020 tercatat 29 desa berstatus mandiri, 131 desa maju, 252 desa berkembang, dan empat desa berstatus tertinggal.

Baca Juga  Ade Yasin Dituntut 3 Tahun, Kenapa Jaksa Abaikan Keterangan Saksi?

Menurutnya, Pemkab Bogor mampu menaikkan status 41 desa tertinggal menjadi desa berkembang dan desa maju sejak Bupati Ade Yasin awal menjalankan roda pemerintahan pada tahun 2019.

Kemudian, pada pertengahan 2021 sisa empat desa yang berstatus tertinggal juga naik status menjadi desa berkembang.

“Yaitu Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo, Wirajaya di Kecamatan Jasinga, serta Sukarasa dan Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari,” tuntas Gus Udin. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *