Pasukan Gabungan Sweeping Truk Tambang Nakal

by -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 120 Tahun 2021 tentang Waktu Operasional Kendaraan Angkutan truk Tambang. Hal itu menjadi modal Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menggelar operasi gabungan untuk menertibkan truk-truk nakal.

KEPALA Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridho, meman­tau langsung kegiatan ope­rasi gabungan yang akan dilakukan di lima lokasi titik penyekatan di area usaha tambang dan ruas jalur lin­tasan kendaraan angkutan tambang.

“Pos operasi gabungan ini ada di lima titik, yaitu Pos Siwaluh di Kecamatan Cigu­deg, Pos Caringin dan Jem­batan Cimanceuri Kecamatan Parungpanjang, Pos depan Kantor Kecamatan Rumpin dan Pos Operasi di Jembatan Leuwiranji, Kecamatan Gunungsindur,” beber Agus Ridho kepada Metropolitan, Selasa (15/2).

Agus Ridho berjanji akan melaksanakan giat operasi penegakan Perbup Bogor 120 ini bersama semua unsur ter­kait. Bahkan, ia meminta so­pir angkutan tambang, pemi­lik usaha galian dan pemilik usaha angkutan tambang mematuhi aturan dalam Per­bup Bogor Nomor 120 Tahun 2021 ini.

Baca Juga  Jam Operasional Mal Dan Restoran Di Bogor Dipangkas, Bikin Omzet Turun dan Rawan PHK

“Jadi, jika nanti dalam ope­rasi gabungan tersebut dite­mukan pelanggaran, maka pihak Dishub dan Polri akan memberikan tindakan tegas sesuai kewenangannya ma­sing–masing,” tegas Agus Ridho.

Diketahui, Perbup Bogor Nomor 120 Tahun 2021 tentang Jam Operasional Truk Ang­kutan Tambang ini akan di­berlakukan bagi semua jenis kendaraan angkutan tambang yang telah diatur dalam poin-poin Perbup tersebut.

“Jadi, Perbup Bogor ini bu­kan melarang, tapi mengatur jam operasional lalu lintas kendaraan angkutan tambang, yaitu mulai jam 8 malam hingga 5 pagi. Kalau tetap melanggar aturan tentu akan ada sanksi tegas yang diberi­kan,” ujarnya.

Agus Ridho menegaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara masif dan telah mengimbau semua pe­milik usaha galian tambang dan pemilik armada usaha angkutan tambang agar me­matuhi semua isi Perbup Bogor Nomor 120 ini.

Baca Juga  Sepakati Perbup 120 tapi Tolak Kantong Parkir Truk Tambang

“Hari ini kami adakan ope­rasi gabungan di lima pos operasi penyekatan di Keca­matan Cigudeg, Parungpan­jang, Gunungsindur dan Rumpin. Tampaknya sosiali­sasi sudah cukup, sehingga arus lalu lintas lancar dan tidak banyak kendaraan ang­kutan tambang yang berope­rasi,” pungkasnya. (sir/c/ mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *