Sering Melakukan Pembacokan di Wilayah Bogor, Delapan Anggota Gangster KDSO dan RDF Masuk DPO

by -
Satreskrim Polres Bogor berhasil menangkap anggota gangster yang melakukan pembacokan di Kecamatan Cibinong.

METROPOLITAN.id – Usai menangkap lima anggota gangster dari kelompok KDSO dan RDF yang melakukan pembacokan kepada salah seorang pemuda di Kecamatan Cibinog, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor masih mengejar beberapa tersangka lainnya yang kini kedalam Daftar Pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan mengatakan, dalam aksi penyerangan yang dilakukan gangster KDSO dan RDF dilakukan oleh banyak orang, tak kurang dari 13 orang ikut terlibat dalam aksi tersebut dengan berbagai peranan

“Yang sudah kita amankan ada lima orang, sedangkan delapan orang lainnya anggota gangster ini masih kita kejar,” kata dia.

Dari lima tersangka yang diamankannya, Siswo mengaku dua diantaranya adalah pelaku utama pembacokan dan salah satu ketua gangster. Sehingga pihaknya bakal lebih mudah mencari delapan pelaku lainnya.

Baca Juga  Polisi Tetap Berlakukan Oneway Selama Asian Games

“Delapan anggota gangster yang masih kita kejar ini mempunyai pernan yang berbeda-beda. Ada yang menyediakan sejata tajam, ada yang sopir dan beberapa yang lainnya,” paparnya.

Dalam penangkapan lima anggota gangster ini, ada salah satu anggota gangster yang positif menggunakan narkoba dan ditangkap di tempat rehabilitasi. Empat dari anggota gangster ini berdomisili di Kecamatan Sukarja dan satu orang di Kecamatan Cibinong.

“Kita juga mengamankan beberapa barang bukti, seperti sajam, kendaran motor dan mobil serta baju korban yang berlumuran darah,” kata Siswo.

Sebekumnya, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan usai melakukan penyelidikan, pihaknya berhasil menangkap pelaku utama yang merupakan pimpinan gangster yakni UJ. Ia melarikan di ke Kecamatan Jatinangor Sumedang. Setelah menangkap UJ pihaknya kepolisian langsung menangkap beberapa tersangka lainnya yaitu, RAR, FI, AA dan RD.

Baca Juga  Polisi Dalami Senjata Api yang Digunakan Begal Motor di Klapanunggal

“Dari lima tersangka ini satu diantaranya masih dibawah umur. Sedangkan empat lainnya dewasa dengan yang tidak memiliki kerjaan atau pengangguran,” kata Iman.

Motif dari kelompok gangster ini adalah balas dendam, dimana sebelum kejadian pembacokan tersebut kelompok dari para tersangka ini sempat diserang diwilayah Karadenan.

“Gangster ini sering melakukan penyerangan kepada kelompok-kelompok lainnya. Karena dari pengakuan tersangka setidaknya sudah melakukan tujuh kali penyerangan di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor,” paparnya.

Para tersangka ini dijerat pasal berlapis yakni pasal 170 KUHP, pasal 351 KUHP, pasal 358 yang dikontruksikan untuk pasal 340 KUHP. Sebab para gangster ini sudah mempersiapkan sebelumnya sampai perbuatannya menyebabkan orang lain meninggal.

Baca Juga  Keluarga Habib Agil Tidak Mempercayai Bahwa Habib Agil Terlibat Dalam Kasus Dugaan Penganiayaan

“Ancaman pidana para tersangka ini maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Iman. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.