Antisipasi Kendaraan Mogok di Jalur Puncak Bogor, Mobil Derek Disiagakan

by -
Ilustrasi kemacetan kendaraan menuju Puncak Bogor

METROPOLITAN.id – Polres Bogor menyiagakan mobil derek di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor saat libur akhir pekan kali ini.

Langkah ini diambil untuk mengatantisipasi adanya kendaraan yang mogok yang bisa membuat arus tersendat sehingga menimbulkan kemacetan seperti saat libur panjang minggu lalu.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, ada tiga mobil derek yang disiagakan. Mobil tersebut ditempatkan mulai di Simpang Gadog, Gunung Mas, hingga sekitar Taman Safari.

“Untuk mengantisipasi adanya kendaraan yang mogok seperti minggu lalu, kita pun menyiagakan tiga mobil derek yang kita tempatkan mulai dari bawah, Gunung Mas, hingga Taman Safari,” ujar Iman, Jumat (4/3).

Selain itu, jalur-jalur alternatif menuju jalan utama Puncak dijaga polisi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan wisatawan yang akan menuju kawasan wisata berhawa sejuk tersebut.

Baca Juga  Polres Bogor Masih Jaga Ketat Akses ke Puncak di PPKM Level 3

“Jalur-jalur alternatif yang mengarah pada jalur-jalur utama juga kita akan lakukan penjagaan,” terangnya.

Tak hanya itu, Polres Bogor juga menyiagakan Tim Patroli Mobile. Tim ini akan aktif bergerak di titik-titik yang menjadi simpul kemacetan.

“Kita siapkan juga Tim Patroli Mobile untuk mengurai titik-titik simpul kemacetan,” ungkapnya.

Berbagai langkah lain juga disiapkan untuk mengatasi kepadatan di Puncak Bogor saat akhir pekan. Kepolisian akan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan memasuki kawasan wisata Puncak.

“Mulai hari ini kita lakukan pemantauan di wilayah Jalur Puncak serta pengaturan lalu lintas. Sebanyak 185 personil sudah kita sebar di setiap titik yang berpotensi menjadi tempat peningkatan volume kendaraan,” kata Iman.

Baca Juga  Marshanda Syuting Sinetron Lagi

Menurutnya, pemberlakuan ganjil genap juga masih akan diberlakukan. Namun jika kondisi lalu lintas di sepanjang jalur Puncak mengalami kepadatan pada jam-jam tertentu, one way atau sistem satu arah akan diberlakukan.

Tak hanya itu, Iman mengaku pihaknya bersama Satgas Covid-19 akan melakukan pemeriksaan protokol kesehatan bagi kendaraan roda dua, roda empat, tempat-tempat wisata dan para pelaku usaha

Selain sebagai langkah untuk membatasi jumlah kendaraan, hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan memasuki kasawan Puncak dapat mengikuti aturan yang kita berlakukan serta dapat disiplin dalam penerapan prokes,” tandas Iman. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.