Kadiskominfo Punya PR Tuntaskan 35 Blank Spot, DKP Harus Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

by -

METROPOLITAN.id – Bupati Bogor Ade Yasin melantik empat kepala dinas dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Senin (21/3). Dua di antaranya merupakan kepala Diskominfo dan kepala Dinas Ketahangan Pangan (DKP).

Kepala Diskominfo kini diisi oleh Bayu Rahmawanto. Sementara posisi kepala DKP diisi oleh Sigit Wibowo.

Dalam kesempatan itu, Ade Yasin meminta kepala Diskominfo yang baru menuntaskan 35 area blank spot atau area yang belum tercakupi sinyal telekomunikasi.

“Kemudian menyinergikan smart city dengan program Desa Presisi,” ujar Ade Yasin.

Kepala Diskominfo juga diminta menjalin relasi dan komunikasi yang baik dengan masyarakat dan insan pers.

Sebagai corong informasi pemerintah daerah, Diskominfo juga tidak boleh diam saja ketika ada persoalan-persoalan yang menyangkut pemerintah daerah.

Baca Juga  Ade Yasin Rombak Tujuh Pejabat Eselon II dan Lelang Jabatan Empat Kadis

Diskominfo juga bertugas meluruskan berita-berita hoaks terkait pemerintah daerah, baik itu terkait bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, dan kepala perangkat daerah lainnya.

“Jadi bukan hanya mengatur radio dan pers, tapi mengomunikasikan kepada seluruh pihak sebagai corong pemerintah. Kemudian Diskominfo harus menjadi terasnya Kabupaten Bogor. Artinya, teras itu yang ada di paling depan, jadi ketika orang melihat Kabupaten Bogor, tugas Diskominfo lah yang membuat indah dan rapi,” tegasnya.

SKepala DKP yang baru juga punya banyak PR. Selain meningkatkan program ketahanan pangan mandiri dan memperkuat cadangan pangan, DKP harus bisa memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan dan Idul Fitri nanti. Untuk itu, DKP harus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait

Baca Juga  Muncul Wacana Calon Ibu Kota Bogor Barat Dipindah dari Cigudeg

“Terutama permasalahan kelangkaan minyak goreng yang sampai hari ini masih menjadi pemberitaan di media massa,” tandas Ade Yasin. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.