Mahasiswa Ngaku Jadi Polisi buat Gaet Cewek Incaran

by -
Anggota Polres Bogor berhasil menangkap polisi gadungan di kawasan Puncak, pemuda tersebut hanya bemodal KTA demi menggaet wanita.

METROPOLITAN – Satuan Reserse dan Kri­minal (Sat Reskrim) Polres Bogor menangkap seorang pemuda berinisial ZP yang mengaku-ngaku sebagai anggota polisi, di kawasan Pun­cak.

Pemuda yang diketahui berstatus mahasiswa tersebut dibekuk setelah aksinya ketahuan saat operasi lalu lintas di kawasan wisata Puncak pada Sabtu pekan lalu.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanud­din mengaku pihaknya mendapati tiga kendaraan yang beriringan melaju di kawasan Puncak menggunakan pelat nomor dinas polisi dengan kondisi berjalan di jalur berlawanan. ­

“Petugas kemudian mem­berhentikan kendaraan itu karena yang bersangkutan berada di jalur berlawanan. Kami lakukan pemeriksaan, dan pelaku mengaku ang­gota Polri dengan pangkat perwira. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata identi­tasnya palsu,” kata Iman di Mako Polres Bogor, Senin (28/3).

Baca Juga  Polisi Tangkap 7 tersangka perampok SPBU Daan Mogot, Di Duga Ada Pelaku Lain

Tiga kendaraan yang dia­mankan yakni, Toyota Fortu­ner, Toyota Rush, dan Toyota Kijang Innova.

Iman menuturkan, untuk dua pelaku lainnya masih dalam pemeriksaan dugaan penggunaan narkotika. Namun, ia memastikan bahwa ketiganya saling kenal.

Untuk pelaku ZP, Iman me­nyebut bahwa pria berusia 28 tahun tersebut dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemal­suan dokumen dengan anca­man pidana enam tahun penjara.

“Ke depan, tentunya ini jadi pengalaman bagi kami. Ka­rena kasus ini telah mencoreng nama baik polisi. Dan ini ha­rus ditertibkan,” tegas Iman.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo Ta­rigan menyebut motif pelaku mengaku-ngaku sebagai ang­gota polisi untuk menggaet perempuan.

“Jadi dia kenalan sama pe­rempuan, ngaku sebagai ang­gota polisi dan janji menikahi perempuan tersebut,” kata Siswo.

Baca Juga  Dipolisikan, Tyas Mirasih Dituduh Peralat Anak

Bahkan, lanjutnya, pada saat pemeriksaan, dalam ketiga kendaraan tersebut terdapat perempuan yang diduga merupakan korban aksi pe­nipuan pelaku.

“Ya bersamaan kendaraan yang kami periksa, ada bebe­rapa perempuan di dalamnya,” pungkas Siswo. (far/b/mam/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.