Megaproyek Perpustakaan Daerah Kota Bogor Dilanjut Tahun Ini, Ditambah Rp10 Miliar Langsung Tender

by -

Setelah merampungkan pembangunan tahap pertama pada 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali melanjutkan proyek ambisius membangun Perpustakaan Daerah di bangunan eks kantor DPRD Kota Bogor tahun ini. Biaya sebesar Rp10 miliar pun disiapkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor demi bisa menyelesaikan pembangunan tersebut.

MENILIK laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, paket dengan nama Revitalisasi Gedung Perpustakaan rupanya sudah masuk tender sejak pertengahan Maret ini. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, Agung Prihanto.

Menurutnya, tender pekerjaan lanjutan pembangunan Perpustakaan Daerah sudah dilakukan sejak pertengahan Maret 2022. “Betul sudah masuk tender,” kata Agung kepada Metropolitan, Rabu (30/3) siang. Untuk pekerjaan tahun ini, sambung dia, dengan pagu anggaran sekitar Rp10 miliar. Sedangkan waktu pekerjaan kurang lebih tujuh bulan, sehingga diharapkan bisa rampung akhir 2022. “(Waktu pekerjaan, red) Sekitar tujuh bulan. Pekerjaannya melanjutkan yang tahun lalu, di mana tahun ini mencakup sebagian besar interior, lantai dan pemasangan AC,” jelasnya.

Apalagi, sambung Agung, pekerjaan ini menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Bogor tahun ini. Wali Kota Bogor,  Bima Arya, sempat mewanti-wanti bahwa pekerjaan prioritas dengan nilai besar harus ditender awal-awal tahun.

Baca Juga  Pimpinan Dewan Merasa DilecehkanMal Boxies 123

“Sejak akhir tahun lalu sudah dianggarkan dan masuk prioritas. Sudah direncanakan seperti itu (tender awal tahun, red) dengan tahap kedua lebih ke (pekerjaan) interior, pengecatan dan lantai,” ujarnya.

Setelah itu, sambung dia, akan dilanjut dengan pengadaan barang lainnya yang direncanakan pada APBD Perubahan 2022.

Diketahui dari laman LPSE Kota Bogor, paket Revitalisasi Gedung Perpustakaan dengan pagu anggaran Rp10 miliar sudah ditender sejak pertengahan Maret 2022.

Saat ini tengah dilakukan tahap evaluasi administrasi, kualifikasi dan harga. Tercatat dari 85 peserta tender, hanya sebelas penyedia jasa yang melakukan penawaran di kisaran Rp7 sampai Rp9 miliaran. Jika sesuai jadwal, penetapan pemenang akan dilakukan awal April.

Baca Juga  Silaturahmi Antarpengurus, Perkuat Jaringan Pengusaha Wanita

Sekadar diketahui, pembangunan Perpustakaan Daerah Kota Bogor di tahap awal bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 Kota Bogor sebesar Rp13,6 miliar yang dikerjakan PT Artikon Dimensi Indonesia dan ditargetkan selesai pada 18 Desember 2021.

Berkaca dari tahun lalu, di mana banyak pekerjaan besar yang molor, sehingga harus mengalami perpanjangan ke tahun berikutnya. Wali Kota Bogor, Bima Arya, pun sudah mewanti-wanti agar pekerjaan besar prioritas bisa ditender awal 2022. Termasuk kelanjutan pembangunan Perpustakaan Daerah.

“Pembangunan jalan R3 senilai Rp5 miliar, trotoar pedestrianisasi senilai Rp6 miliar, pembangunan Masjid Agung senilai Rp26 miliar, trotoar Alun-Alun Rp2 miliar, pembangunan GOR dan pusat kuliner di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Utara masing-masing Rp10 miliar, perpustakaan kota Rp10 miliar, drainase Taman Persada Rp1,8 miliar, kemudian ada unit sekolah baru senilai Rp9,6 miliar. Itu contohnya beberapa,” tukas Bima Arya. “Jadi, kita benahi secara total. Tolong diingatkan ini semua,” sambungnya. (ryn/eka/py)

Baca Juga  PDI Perjuangan Peringati Haul Bung Karno sambil Bukber

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *