SDN Ciheuleut Ambruk, Disdik Bogor Klaim Prioritaskan Perbaikan

by -

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menuturkan, perbaikan ruang kelas di SDN Ciheuleut 1 dan 2 menjadi prioritas yang akan dilakukan pihaknya pada tahun ini.

Prioritas perbaikan bangunan ini dilakukan menyusul dua ruang kelas di sekolah yang berlokasi di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur itu mengalami ambruk pada Senin (28/3).

“Disdik sudah menganggarkan 600 juta untuk lelang. Jadi, ada beberapa kondisi sekolah yang kurang memadai, sudah dipetakan oleh dinas pendidikan dan sudah dianggarkan,” kata Hanafi kepada wartawan, Selasa (29/3).

“Tetapi karena jumlah banyak, maka diprioritaskan yang memungkinkan perbaikan. Jumlahnya ratusan, tapi yang akan dilelang SD Otista kemudian Ciheuleut,” sambungnya.

Baca Juga  Kronologi Korban Kebakaran di Kampung Cingcau Bogor: Berhasil Menyelamatkan Diri, Jadi Korban saat Selamatkan Cucunya

Menurut Hanafi, pihaknya juga terus berkomitmen untuk membangun dan menyempurnakan fasilitas-fasilitas yang ada di bawah naungan Disdik Kota Bogor.

“Kedepan, kita ingin mencari peluang-peluang perbaikan sekolah, dianggarkan dari beberapa sumber,” ucap dia.

“Baik dari Kementerian PUPR, ada badan POP (pendidikan olah raga dan pasar), yang juga memungkinkan mengajukan proposal perbaikan terutama sekolah yang cukup parah,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid SD Disdik Kota Bogor, Rudy Suryanto memastikan, meski dua bangunan ruang kelas di SDN Ciheuleut 1 dan 2 mengalami ambruk, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih dilaksanakan kedua sekolah.

“Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, (karena) kelas yang roboh itu memang sudah dikosongkan,”

Baca Juga  Panjat Tebing Kota Bogor Target 4 Emas di Porprov Jabar 2022

“Dan PTM pun masih tetap 50 persen PTM, PJJ 50 persen, secara PTM gak pengaruh,” tandasnya.

Sebelumnya, hujan yang melanda Kota Bogor pada Senin (28/3) dini hari menyebabkan dua sekolah ambruk. Dua sekolah itu yakni SDN Ciheuleut 1 dan 2.

Informasi dihimpun, kejadian sekolah ambruk sendiri terjadi sekitar pukul 02:00 WIB. Di mana, saat kejadian kondisi tengah dilanda hujan deras.

“Iya kejadian semalam. Atap ambruk akibat hujan deras,” kata Danru BPBD Kota Bogor, Maruli Sinambela kepada wartawan, Senin (28/3).

Menurutnya, dugaan sementara sekolah yang berlokasi di RT 6/8, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur itu ambruk akibat bangunan yang sudah rapuh.

“Iya karena sudah rapuh. Ini kita sedang melakukan asesmen,” ujar Maruli. (rez)

Baca Juga  Pengelola Ngarep Bima Arya Wajibkan PNS Bogor Ngantor Naik Biskita Transpakuan

Leave a Reply

Your email address will not be published.