Berkali-kali Jadi Korban Penipuan Penggalangan Dana, Sekda Kota Bogor Belum Lapor Polisi, Ini Alasannya

by -
Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah. (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah dicatut orang tak dikenal yang meminta dana kepada warga melalui pesan singkat WhatsApp (WA).

Peristiwa meresahkan ini rupanya tidak hanya terjadi kali ini, tapi juga pernah menimpa mantan kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor itu pada tahun lalu.

Meski begitu, Syarifah mengatakan bahwa dirinya belum berniat melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian.

Alasannya, belum ada laporan kerugian yang dialami warga akibat modus pencatutan nama pejabat pemerintah tersebut.

“Belum ya (rencana melakukan laporan polisi, red). Belum ada laporan kerugian dari modus itu, misal laporan kerugian karena sudah transfer dan sebagainya,” katanya kepada Metropolitan.id, Sabtu (16/4).

Baca Juga  Kasihan Nenek Itu...

Menurutnya, dari beberapa warga yang menerima pesan singkat tersebut, sudah curiga bahwa nomer yang digunakan tersebut bukanlah nomor sekda.

“Karena pada umumnya yang ditelepon atau di kirim pesan singkat itu curiga kalau pasti itu nomor palsu. Sudah pada ngeh,” tandas Ipah, sapaan karibnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum dan HAM pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor Alma Wiranta juga mengakui hingga saat ini belum akan ada tindak lanjut laporan kepolisan dari pemkot terkait modus penipuan terhadap sekda tersebut.

Menurutnya, dalam hukum pidana, yang melaporkan haruslah orang yang bersangkutan sebagai korban.

“Tapi bisa juga secara instansi, karena modusnya memakai jabatan beliau sebagai sekda. Itu bisa saja menggunakan (pelaporan) sarana jabatan, tapi belum,” ujarnya.

Baca Juga  Menguntungkan, Kementan Gelar Pelatihan Contact Farming di Ciawi

Sebelumnya diberitakan, setelah nama Wali Kota Bogor Bima Arya pernah dicatut meminta dana pada media sosial (medsos) awal tahun lalu, kini giliran nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah, yang jadi korban pencatutan nama dengan modus yang sama.

Modusnya, nama sekda dicatut melalui WhatsApp dengan nomor tak dikenal yang bukan merupakan nomornya, lalu mengirimkan pesan kepada warga yang isinya meminta penggalangan dana untuk sekolah tertentu di Bogor.

Hal itu pun dibenarkan Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah. Bahkan, kata dia, hal ini pernah menimpanya pada tahun lalu dengan modus penipuan yang hampir sama.

“(Modus penipuan itu) betul. Tahun lalu juga terjadi seperti ini, sekarang muncul lagi,” kata Syarifah saat dikonfirmasi Metropolitan.id, Jumat (15/4) sore.

Baca Juga  Urus Perizinan Bisa lewat Aplikasi OSS

Ia pun mengimbau kepada warga Bogor untuk berhati-hati dengan modus penipuan tersebut.

“Siapapun agar berhati-hati dengan modus penipuan tersebut,” tukasnya.

Apabila menerima informasi mencurigakan yang mengatasnamakan Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah melalui WhatsApp, sambung dia, agar segera melaporkan hal itu kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Diantaranya melalui aplikasi SiBadra.

“(Kalau ada seperti itu) diharapkan untuk diabaikan saja dan segera laporkan hal itu lewat aplikasi SiBadra,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *