Bogor Ngaos dan Sanlat Jadi Program Khusus di SDN Siliwangi Cigombong

by -

METROPOLITAN.id – Program bupati Bogor, yaitu Bogor Ngaos dan Pesantren Kilat (Sanlat) merupakan program pendidikan Islam untuk anak sekolah di Kabupaten Bogor. Untuk itu SD Negeri Siliwangi, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong mendukung program tersebut dengan mewajibkan siswa-siswinya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan agama Islam serta pembekalan bagi anak didiknya. Sehingga terlihat ciri khas kemuslimannya. Selain itu sebagai bekal anak didiknya ketika melanjutkan ke sekolah setingkat SMP.

Kepala SD Negeri Siliwangi, Kurtubi mengatakan, setiap hari anak-anak sekolah mulai dari kelas satu hingga kelas tiga diwajibkan untuk menghafal doa wudu. Sedangkan untuk kelas 4 hingga kelas 6 diwajibkan untuk menghafal bacaan salat. Sebagai kepala sokolah, dirinya khawatir ketika lulus anak-anak didiknya tidak bisa membaca doa wudhu ataupun doa salat. Maka pentingnya hal itu dilaksanakan di SD Negeri Siliwangi.

“Kegiatan seperti ini sudah rutin kita laksanakan setiap hari Jumat, kegiatan yang pertama pembacaan Asmaul Husna, lalu tawasulan. Setelah tawasulan langsung Marhaba. Kita lanjutkan salat duha bersama. Namun niatnya ada’an (sendiri, red). Hal ini untuk menjadi kebiasaan anak sehingga hapal dan lebih cinta kepada Allah SWT dan mencirikan kemuslimannya. Sehingga memiliki akhlakul karimah dari usia anak-anak,” ucapnya.

Baca Juga  Ciburayut Gunakan Banprov Bangun Jaling

Adanya intruksi dari bupati Bogor mengenai pendidikan Pesantren kilat,semakin memperkuat program yang ia buat. Sehingga prioritas pendidikan agama lebih dikedepankan,karena itu hafalan juz Amma ada bimbingan khusus dari guru agama. Dalam pelaksanaanya siswa SD Negeri Siliwangi ada yang hafal setengah juz dan ini hasil yang didapatkan anak didiknya.

“Supaya akhlakul karimahnya benar-benar ditanam oleh anak-anak, perlu pendekatan seperti ini,di program Bogor Ngaos, dan Sanlat ada interaksi antara guru dan murid dalam pendidikan agamanya, sehingga tujuan utama agar anak beraklakul karimah dapat terwujud. Ini menjadi ciri pokok anak SD Negeri Siliwangi dengan harapan program ini dapat terus berlanjut. Sehingga anak yang berjiwa luhur dan baik,akan terwujud dan ini akan terus kita lakukan,” paparnya. (nto/b/els)

Baca Juga  2022 Cigombong bakal Punya Taman Bunga 17 Hektare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *