Cerita Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK, Kado Lebaran Setelah Puluhan Tahun Mengabdi

by -

METROPOLITAN.id – Pengabdian Tri Yayuk Harsetyani selama 25 tahun menjadi guru honorer berbuah manis. Ia menjadi satu dari 1.324 guru honorer  yang dilantik menjadi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Bupati Bogor Ade Yasin, kemarin (20/4).

Perempuan 55 tahun ini menceritakan, ia sudah menjadi guru honorer selama 25 tahun di SD Negeri Citeureup 3, Kabupaten Bogor. Rasa haru bercampur syukur tak bisa disembunyikannya saat lolos seleksi PPPK.

“Alhamdulillah pada hari ini, hari yang prnuh berkah, hari yang ditunggu-tunggu, adalah hari yang paling bahagia. Tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Karena pada hari ini mimpi saya terwujud juga. Karena hari ini juga dibagikannya sertifikat guru PPPK,” ujar Tri usai pelantikan.

Baca Juga  Pejabat-Pejabat Pemkot 'Tumbang', Setelah Kadispora, Giliran Sekda Kota Bogor Terpapar Covid-19

Kabar tersebut makin lengkap karena berbarengan dengan cairnya gaji PPP3K. Ditambah, pada 22 April nanti, ia juga bakal menerima gaji ke-13 untuk pertama kalinya plus THR Lebaran.

“Alhamdulillah sekali, ini seperti kado Lebaran untuk kami,” ungkapnya.

Tri juga menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Bogor Ade Yasin yang dianggapnya selama ini konsisten memperjuangkan guru honorer menjadi PPPK. Untuk itu, ia berharap Bupati Bogor melanjutkan perjuangannya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Ibu Bupati karena telah memperjuangkan guru-guru honorer. Dan kami di sini mohon kepada Ibu Bupati Ade Yasin untuk melanjutkan perjuangan lagi,” kata Tri disambut riuh tepuk tangan ribuan guru PPPK yang hadir.

Baca Juga  Motor ‘Gembel’ Disita Polisi

Menurut Tri, masih ada teman-teman seprofesinya yang masih berstatus guru honorer. Melihat komitmen dan perjuangan Ade Yasin terhadap para guru, ia yakin semua guru honorer punya kesempatan untuk menjadi PPPK di Kabupaten Bogor.

“Sehingga teman-teman kami yang belum bisa merasakan indahnya menerima SK PPPK bisa merasakan seperti kami juga di sini. Karena masih ada juga yang seusia saya malah belum menjadi K2, masih guru honorer biasa. Mudah-mudahan dengan perjuangan Ibu Bupati semua bisa menjadi PPPK,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.