Di Sukamakmur tidak Ada Bank, Mesin ATM cuma Dua Unit

by -

METROPOLITAN.id – Berkembangnya perekonomian masyarakat Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dari sektor pariwisata dan pertanian tidak dibarengi dengan fasilitas yang menunjang seperti perbankan dan jaringan internet.

Camat Sukamakmur, Bakri Hasan mengatakan, dengan adanya pariwisata serta pertanian yang semakin tumbuh, menjadi daya tarik para investor serta pengunjung yang berdatangan ke wilayah Kecamatan Sukamakmur. Namun, masih ada sedikit kendala guna memudahkan masyarakat melakukan transaksi perbankan.

“Di sini warganya sudah semakin berkembang, baik segi perekonomian serta sumberdaya manusianya. Namun minimnya mesin ATM yang mempercepat dan mempermudah warga melakukan transaksi menjadi kendala saat ini,” katanya kepada Metropolitan.id, Kamis (14/4/2022).

Selain itu, mantan sekcam Cariu ini membeberkan, di Kecamatan Sukamakmur sendiri, untuk fasilitas mesin ATM hanya terdapat dua unit yang ada di minimarket. Kebutuhan mesin ATM ini jadi perhatian penting karena masyarakat saat ini sudah melek sistem transfer.

Baca Juga  Walikota Muraz Jadi Wakil Ketua Apeksi

“Untuk di Sukamakmur baru terdapat dua mesin ATM dan itu hanya bertahan dua hari saja langsung ludes. Dari situ kita bisa simpulkan bahwa warga Sukamakmur saat ini sudah melek perbankan,” beber Bakri.

Bakti menambahkan, selain warga yang bekerja wiraswasta, di wilayahnya banyak juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memerlukan ATM untuk mengambil gaji atau transaksi lainnya. Jika dua mesin ATM yang ada di Sukamakmur habis uangnya, maka warga harus turun Gunung ke Jonggol dengan jarak yang cukup jauh.

“Kan disini juga banyak PNS seperti saya dan lainnya, kalau gajian pasti lewat ATM ngambilnya. Ketika habis uang di mesin ATM yang ada, maka harus turun ke Jonggol yang cukup lumayan jauh juga jaraknya,” keluhnya.

Baca Juga  Bos Narkoba Daeng Ampuh Bunuh Diri Dalam sel Penjara

Berangkat dari situ, lanjut Bakri, dirinya pernah mengajukan kepada Bank BJB dan BRI agar mendirikan kantornya di Sukamakmur. Namun sampai saat ini pengajuan tersebut belum direalisasikan juga.

“Saya sudah pernah ajukan juga agar di sini ada kantor cabang bank baik dari BJB maupun BRI, namun hingga kini belum ada realisasi. Hal ini akan kita mohonkan terus menerus sampai ada realisasi dari perbankan tersebut,” pungkasnya. (gus/jis/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.