DPRD Minta Pemkot Bogor Garap Kesetaraan Tunjangan Kinerja buat ASN

by -
Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Safrudin Bima. (IST)

METROPOLITAN.id – Setelah merampungkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2021, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor memberikan rekomendasi untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait peningkatan kualitas dan kinerja serta mendorong adanya kesetaraan tunjangan kinerja (tukin) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, ada 11 poin rekomendasi dari Komisi I yang disampaikan kepada pemkot melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor.

Dari 11 rekomendasi tersebut, diantaranya fokus untuk peningkatan kualitas dan kinerja ASN serta mendorong adanya kesetaraan tunjangan kinerja.

Alasannya, agar tidak lagi terjadi kasus perpindahan pegawai ASN yang masif dari satu dinas ke dinas lainnya, yang disebabkan kecilnya tukin di satu atau beberapa dinas tertentu.

Baca Juga  Petugas Dishub Kota Bogor Terpapar Covid-19 Usai Amankan Demo Omnibus Law

SB, sapaan karibnya pun meminta agar BKPSDM menerapkan coaching clinic di setiap kelurahan dan memantau pelaksanaannya. Agar pelayanan kepada masyarakat bisa optimal dan kelurahan dapat diminimalisir.

“Hal ini tentunya merupakan masukan dari masyarakat dimana agar pelayanan di kecamatan dan kelurahan lebih optimal. Maka ini harus dijawab dengan adanya peningkatan kinerja dan kualitas ASN di wilayah dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tandas politisi PAN itu.

Terkait kesetaraan tukin, kata SB, hal itu sudah harus dicari solusi bersama-sama antara BKPSDM dan Badan Keuangan dan Aset (BKAD) Kota Bogor. Hal ini untuk memastikan agar ASN yang bekerja di Kota Bogor bisa mendapatkan kesetaraan pendapatan.

Baca Juga  Ternyata Jennifer Lopez Pernah Khawatir Tak Bisa Punya Anak

“Tukin ini kan sudah menjadi contoh kasus di awal tahun. Sehingga hemat saya memang harus dipikirkan dan dirumuskan lagi formulanya agar tidak ada lagi kasus serupa dikemudian hari, supaya juga lebih fokus bekerja,” tuntas SB. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *