Gegara Sampah Visual, Bima Arya Siapkan Perwali Khusus Kawasan Suryakencana agar Seperti Malioboro

by -
Situasi kawasan Jalan Suryakencana (Surken) Kota Bogor. (IST)

METROPOLITAN.id – Kawasan Jalan Suryakencana Kota Bogor bakal semakin ‘spesial’. Bagaimana tidak, setelah mendapat sentuhan penataan dengan nilai fantastis, yakni Rp30 miliar, kawasan Pecinan-nya Kota Bogor itu kembali mendapat keistimewaan lain dari Wali Kota Bogor Bima Arya.

Orang nomor wahid di Kota Hujan itu mengatakan pihaknya tengah menyiapkan peraturan wali kota (perwali) khusus untuk mengatur kawasan Jalan Suryakencana.

Hal itu terkait kelanjutan penataan kawasan setelah tahun lalu mendapat suntikan dana penataan Rp30 miliar dari pinjaman pemerintah pusat lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“(Nanti) akan ada penataan kawasan Surken yang berlanjut. Terutama penataan reklame, billboar, shine ads, semua sampah visual lah, akan kita tata. Saya akan terbitkan perwali khusus (untuk) mengatur itu,” katanya kepada Metropolitan.id, baru-baru ini.

Baca Juga  Astagfirullah! Kakek di Bogor Tewas Usai Tabrakan Diri ke Kereta

Ia beralasan kawasan Suryakencana punya potensi seperti kawasan Maliboro, Yogyakarta, yang berkembang secara wilayah dan perekonomian.

“Karena kawasan Surken memilik potensi seperti Malioboro, yang sekarang sedang ditata. Kita belajar dari sana, bagaimana Malioboro dirapihkan dan meningkatkan nilai perekonomian,” tukas Bima Arya.

Selain itu, ia juga rutin meninjau kawasan Suryakencana terkait kelanjutan penataan. Mulai dari rencana relokasi pedagang di kawasan Suryakencana dan Pasar Bogor, hingga mengecek kualitas pekerjaan fisik Suryakencana yang baru selesai bulan lalu.

“Peninjauan rutin saja. Termasuk kita siapkan reloksi kembali pedagang di (Jalan) Lawang Seketng, Jalan Pedati dan lainnya. Kita sudah sepakat dengan pedagang terkait tahapan-tahapannya,” paparnya.

Baca Juga  Mulai Besok, PTM di SMA se-Kota Bogor Dihentikan, Siswa Dipaksa Belajar Online

“Termasuk saya cek kualitas fisik pekerjaan Surken yang sudah selesai. (Hasil pekerjaan) cukup baik setelah ada perpanjangan, revisi, dan penyempurnaan. Tinggal dilanjut dengan pemeliharaan,” imbuh Bima Arya.

Ia juga akan memberdayakan peran warga sekitar untuk menjaga kawasan Suryakencana. Buatnya, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan Satpol PP saja, tapi juga perlu keterlibatan warga.

“Kami akan bentuk kelompok warga disana. Jadi Surken bisa dijaga oleh warga, nggak cukup oleh Satpol PP. Kami sedang membangun sistem pemberdayaan warga dilibatkan per zona. Kelompok warga yang akan menjaga kawasan Surken,” tuntas Bima Arya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.