Kajian Air Baku Beres, Perumda Tirta Pakuan Percepat Kerja Sama Pemanfaatan WTP Unitex

by -
Dirut Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan bersama Dirops Ardani Yusuf dan Dirum Rivelino Rizki. (Dok. Perumda Tirta Pakuan)

METROPOLITAN.id – Meningkatkan layanan kepada pelanggan, khususnya di zona 7, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mempercepat upaya pemanfaatan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PT. Unitex Tbk.

Setelah meneken MoU pada November 2021, Perumda Tirta Pakuan melakukan serangkaian uji coba dan kajian, serta pemasangan pipa penghubung. Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya ingin segera memanfaatkan produksi air dari WTP Unitex lantaran uji coba, kajian hingga pemasangan pipa sudah selesai. Namun masih terkendala belum rampungnya Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Kita segera optimalisasi WTP Unitex. Dulu kan targetnya pertengahan tahun ini, saya percepat agar segera diproduksi. Sedikit lagi, tinggal PKS dan beberapa hal saja dengan PT Unitex,” katanya kepada Metropolitan.id, Rabu (6/4).

Baca Juga  Seminggu Dishub Terima Setoran Rp400 Ribu

“Kajian sudah beres, tinggal PKS-nya. Keinginannya kita diselaraskan dengan keinginan PT Unitex. Ketika itu beres, kita bisa optimalkan segera,” imbuh Rino.

Sementara itu, Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf menuturkan bahwa untuk pemanfaatan WTP Unitex, pihaknya sudah melakukan pemasangan pipa setelah pada akhir tahun 2021 kedua belah pihak menyepakati MoU.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang merampungkan detil PKS.

Ia menjelaskan, berbagai uji coba sudah dilakukan. Salah satunya terkait kapasitas air baku. pada awalnya diperkirakan kapasitas WTP Unitex bisa memasok air 50 liter per detik. Setelah dilakukan uji coba air baku, rupanya WTP Unitex bisa memasok air baku sebanyak 60 liter perdetik.

Baca Juga  BARA Center Kecam Pengembang Perumahan di Cilendek Barat Lantaran Berpotensi Ganggu Drainase

“Selain itu, pemasangan pipa juga sudah dilakukan. Sebab kami harus menghubungkan pipa sepanjang kurang lebih 500 meter dari WTP ke pos di depan,” tukasnya.

Dalam PKS yang tengah dimatangkan, sambung dia, berisi berbagai kesepakatan. Salah satunya terkait pembayaran listrik hingga SOP petugas Tirta Pakuan yang nantinya bekerja di WTP Unitex.

“Akan disesuaikan nantinya. Selain itu, untuk pemeliharaan, tentu dilakukan oleh kami. Ada hal-hal yang perlu kami sepakati terkait permohonan mereka. Misalnya untuk permintaan air bersih sebesar 15 liter kubik per bulan,” ujar Ardani.

Pemanfaatan WTP Unitex ini, kata dia, salah satunya akan membantu pengaliran air di zona 7 yang hingga saat ini masih ‘banjir’ keluhan terkait pelayanan.

Baca Juga  Usut Penyerangan Geng Motor di Bogor, Polisi Terjunkan 2 Unit Pasukan

Nantinya, sambung Ardani, air dari WTP Unitex akan mengaliri wilayah Katulampa, Parungbanteng, Kemang Regency, Taman Pajajaran, Bantarkemang dan sekitarnya.

“Kami tengah finalkan PKS-nya. Kalau sudah selesai, bisa segera beroperasi,” tutup Ardani. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.