Kronologi Lengkap Begal Sadis di Sekitar Tugu Pancakarsa Sentul, Korban Tersungkur Berlumur Darah

by -
Foto: Arifin/Metropolitan

METROPOLITAN.id – Aksi komplotan begal sadis di sekitar Tugu Pancakarsa, Sentul, Kabupaten Bogor yang sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya terkuak. Polisi menyebut ada tujuh pelaku yang terlibat dan empat di antaranya sudah tertangkap.

Aksi begal tersebut terjadi pada Senin (21/3) lalu. Saat itu, sekira pukul 00.30 WIB, Eman Sulaeman yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan sedang mangkal di Pangkalan Ojeg Simpang Trumix, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Tiba-tiba, dari arah Jalan Alternatif Sentul, datang tujuh pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor. Tanpa basa-basi, mereka langsung turun dan menghujani korban secara membabi-buta dengan senjata tajam jenis celurit.

Korban pun tersungkur bersimbah darah. Sekujur tubuhnya terkena banyak luka sabetan senjata tajam.

Saat itu korban tak sendiri. Satu temannya juga terkena sabetan senjata tajam di bagian tangan. Beruntung, rekannya tersebut langsung lari menyelamatkan diri ke rumahnya yang tak jauh dari pangkalan ojek.

Baca Juga  PKL Suvenir ogah Dipindah

Saat korban tak sadarkan diri, komplotan begal ini langsung membawa kabur sepeda motor yang sehari-hari dipakainya mencari nafkah.

“Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu sempat viral dua orang ojeg sedang menunggu penumpang tiba-tiba didatangi 7 pelaku. Dengan menggunakan senjata tajam, pelaku langsung menyerang dan mengambil kendaraannya,” ujar Kapolres Bogor saat rilis pengungkapan kasus di lokasi kejadian, Selasa (5/4).

Aksi komplotan begal ini rupanya tak berhenti sampai di situ. Mereka lantas mengarahkan kendaraan ke arah Cileungsi untuk mencari korban lain.

Setibanya di Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, para pelaku mendatangi warung pecel lele. Bukan untuk makan, mereka justru merampas handphone pemilik warung dengan mengancamnya menggunakan celurit.

Sialnya, saat itu datang pengendara Honda PCX ke warung pecel lele tersebut. Komplotan begal sadis ini pun kembali melancarkan aksinya.

Pengendara tersebut terpaksa melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya karena para pelaku mengancamnya dengan senjata tajam. Motor korban lalu digasak komplotan begal ini.

Baca Juga  Bukber Virtual Bareng Pewarta, Indocement Cerita Soal CSR

“Jadi dalam satu malam mereka melakukan tiga kali perbuatannya terhadap tiga korban berbeda,” ungkapnya.

Aksi komplotan begal ini pun viral di media sosial. Polisi langsung turun tangan melakukan penyelidikan.

10 hari berselang, tepatnya pada 31 Maret 2022, tim dari Satuan Reskrim Polres Bogor bergerak untuk melakukan penangkapan setelah mengetahui informasi keberadaan pelaku.

Empat dari tujuh pelaku berhasil diringkus. Mereka adalah RB (20), LL (23), DM (22) dan AH (17). Keempat pelaku ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Klapanunggal dan Gunungputri.

Beberapa di antaranya juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki karena berusaha melawan saat diringkus. Sementara tiga pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya masih buron alias masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga  Ngaji Bareng Bikin Warga Solid

Selain keempat pelaku begal, polisi juga menangkap dua penadah hasil curian komplotan ini. Keduanya adalah FM (24) dan FR (24) yang berhasil ditangkap di wilayah Bekasi.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan  sejumlah barang bukti. Di antaranya dua senjata tajam jenis celurit, empat handphone, pakaian, topi, helm, plat nomor hingga sepeda motor.

“Mereka (pelaku begal) kami jerat Pasal 365 KUHP Ayat 2 dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Sementara untuk dua lainnya (penadah) kami kenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun,” terang Iman.

Dari hasil penyelidikan, komplotan begal ini diketahui sudah merencanakan aksinya. Namun, mereka menyasar korban secara random alias acak.

“Dari pengakuan pelaku, mereka sudah merencanakan untuk melakukan pencurian dengan kekerasan. Kemudian mereka berkeliling mencari mangsa,” tandasnya.

Saat ini, polisi masih terus mendalami aksi begal ini dan memburu para pelaku yang masih buron. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.