Momen HUT ke-45, Perumda Tirta Pakuan Luncurkan Fasilitas Command Center, Perkuat Layanan bagi Pelanggan

by -

Pada puncak acara HUT ke-45, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan meluncurkan Command Center yang berada di kantor pusat perusahaan pelat merah Kota Bogor itu. Fasilitas berbasis teknologi informasi ini dibangun untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

COMMAND Center dilun­curkan secara resmi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gus­niawan.

Dedie mengatakan, tantan­gan Perumda Tirta Pakuan ke depan dapat meningkatkan kapasitas produksi air untuk cakupan layanan 100 persen bagi masyarakat Kota Bogor. Saat ini jumlah pelanggan tercatat mencapai 170.000 sambung langganan.

Ia juga mengajak Perumda Tirta Pakuan ke depan men­goptimalkan aset yang dimi­liki. Termasuk sumber air baku, baik dari mata air maupun Sungai Ciliwung dan Cisa­dane. Terlebih, sumber air baku sebagian besar berasal dari luar wilayah Kota Bogor.

Baca Juga  Bima Arya Segera 'Interogasi' Calon Direksi Tirta Pakuan

“Aset yang dimiliki Tirta Pa­kuan yang tersebar dari Ci­herangpondok, Tangkil, Ka­tulampa, Dekeng dan wilayah lain harus dijaga dan dipeli­hara agar ketersediaan air masa depan masih bisa di­nikmati masyarakat Kota Bo­gor,” kata Dedie, Jumat (1/4).

Menurut Dedie, Perumda Tirta Pakuan berupaya men­cari alternatif sumber air baku lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih khus­usnya di beberapa wilayah yang dianggap pelayanan masih belum maksimal. Con­tohnya, wilayah Bogor Barat. “Jadi ini tantangan dan ha­rus kita coba mencari tero­bosan-terobosan baru untuk solusi-solusi masa depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Dedie cukup mengapresia­si kinerja seluruh Perumda Tirta Pakuan, termasuk Ba­dan Pengawas yang selama ini sudah berusaha semak­simal mungkin untuk me­menuhi keinginan pelanggan. Hal ini sesuai jargonnya membuat seluruh pelanggan tersenyum.

Baca Juga  Proyek Rp166 Miliar Digagalkan

Ia menambahkan, Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor tentu akan terus mendukung Perumda Tirta Pakuan ber­kaitan dengan langkah-lang­kah peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemkot Bogor akan terus mendukung langkah-langkah yang diambil Perumda Tirta Pakuan. Saya yakin (dukungan) juga diberikan dari teman-teman DPRD,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, me­nyampaikan kiprah perusa­haan yang bergerak di bidang penyediaan air ini sudah cukup lama sejak1977. Namun dari sejarah keberadaan PDAM itu jauh sebelum 1977.

“Mata air pertama kali di Kota Batu yang dibangun se­kitar 1918 untuk pipanisasi pertama di Kota Bogor untuk Istana Bogor. Banyak lem­baga ataupun PDAM inter­nasional membantu per­kembangan PDAM saat itu sampai hari ini,” papar Rino.

Saat ini di usianya 45 tahun, Perumda Tirta Pakuan telah menjelma menjadi salah satu perusahaan air minum yang memiliki kapasitas pro­duksi terbesar di Indonesia, yakni 2.648 liter per detik.

Baca Juga  Komisi A dan Bappeda Silang Pendapat

Dari kapasitas produksi air tersebut saat ini untuk me­menuhi kebutuhan 170.000 pelanggan. Rino menargetkan jumlah pelanggan dapat ber­tambah menjadi 220.000 pe­langgan pada tahun 2026 atau menyentuh 90 persen cakupan layanan bagi masyarakat Kota Bogor.

“Secara teknis hari ini kami telah melayani 89 persennya wilayah Kota Bogor. Ada be­berapa titik memang yang belum terlayani, Insya Allah pada tahun-tahun depan akan dilakukan perbaikan,” ung­kapnya.

Saat ini hingga lima tahun ke depan, pihaknya meng­gulir program kepuasan pe­langgan menjadi nomor satu dan implementasi teknologi informasi menjadi bagian dari program tersebut. “Ter­masuk di dalamnya pening­katan sumber daya manusia (SDM) yang harus mumpuni,” pungkasnya. (ryn/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *