MUI Bogor Keluarkan 6 Maklumat Ramadan, Minta Warga Tidak Buka Bersama

by -
Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji. (Ist)

METROPOLITAN.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) ) Kabupaten Bogor mengeluarkan enam maklumat tentang ibadah selama Ramadan 1443 Hijriyah. Salah satu poinnya mengatur soal buka puasa bersama.

Berikut enam maklumat MUI Kabupaten Bogor:

1. Mengingat bulan Ramadan 1443 H ini terdapat perbedaan dalam penetapan awal dan akhir Ramadan, umat Islam hendaknya menjadikan hal tersebut sebagai momentum memupuk toleransi dan saling menghormati;

2. Ibadah Ramadan 1443 H, khususnya yang melibatkan orang banyak (Salat Tarawih, tadarus, i’tikaf dan lainnya) di masjid, musalla atau tempat umum lainnya dapat dilaksanakan secara normal (shaf dirapatkan) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Karena itu, MUI Kabupaten Bogor mengajak umat Islam melaksanakan ibadah Ramadan sebaik-baiknya;

3. Mengingat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 (khususnya vaksin booster) masih berjalan, tidak terkecuali di bulan Ramadan, maka dengan berpedoman kepada fatwa MUI No. 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksin Covid-19 saat berpuasa, dengan ini menyampaikan Maklumat:

Baca Juga  Tiwi Cekcok dengan Suami Gara-gara Lupa Salat

a. Umat Islam wajib mendukung dan berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah demi terwujudnya kekebalan kelompok agar terbebas dari wabah Covid-19;

b. Vaksinasi yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa, karena pada dasarnya vaksinasi tersebut adalah pemberian vaksin dengan cara disuntikkan melalui otot;

c. Melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan injeksi intramuscular hukumnya boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya;

d. Pemerintah/Pemerintah Daerah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadan dengan tetap memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa;

e. Pemerintah dapat melaksanakan vaksinasi Covid-19 di malam hari bulan Ramadan apabila pelaksanaan vaksinasi pada siang hari di saat berpuasa dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik;

Baca Juga  Korlantas Inspeksi Matangkan Pengamanan Tahun Baru

4. Dalam rangka mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor untuk mengendalikan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, maka dengan berpedoman kepada Surat Edaran Bupati Bogor No. 1252/covid-19/sekret/IV/2022 tentang imbauan untuk tidak menyelenggarakan atau menghadiri sahur/buka puasa bersama pada saat Ramadan 1443 H, dengan ini mengimbau umat Islam untuk tidak menyelenggarakan atau menghadiri kegiatan sahur/buka puasa bersama yang dapat menimbulkan kerumunan, serta mengutamakan melakukan kegiatan tersebut bersama keluarga inti.

5. Tidak mengakses dan atau menyebarkan informasi terkait dinamika umat Islam dan Covid-19 dari sumber-sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Biasakan untuk melakukan tabayyun terlebih dahulu sebelum mempercayai dan atau menyebarkan sebuah informasi;

6. Tetap memelihara kesehatan jasmani dengan menjaga kesehatan diri, keluarga dan masyarakat dengan pola hidup sehat dan bersih, serta senantiasa memelihara kesehatan ruhani, mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan amalan-amalan sunnah di bulan Ramadhan, membaca shalawat, istighfar, dzikir, istighatsah, memperbanyak sedekah, tadarus al Qur’an, men-dawam-kan wudhu, shalat malam, dan senantiasa memanjatkan doa agar diri, keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia pada umumnya mendapatkan perlindungan Allah SWT terbebas dari wabah covid-19.

Baca Juga  Sdn Gunung Gede Siap Mengikuti Sdbs Jabar

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji berharap maklumag ini dapat dipedomi, khususnya untuk umat Islam di Bumi Tegar Beriman.

“Maklumat ini diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi para ulama, kyai, ustadz, ustadzah, pengurus DKM, pengurus majelis taklim dan umat Islam di Kabupaten Bogor pada umumnya,” tandas Mukri Aji. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.