Panjat Tebing Kota Bogor Target 4 Emas di Porprov Jabar 2022

by -

METROPOLITAN.id – Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor menargetkan meraih empat emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2022 pada November mendatang.

Target itu disampaikan salah satu pengurus FPTI Kota Bogor, Dede Rohmat usai menggelar buka bersama dengan jajaran pengurus dan atlet di Sekretariat FPTI, di GOR Indoor B Pajajaran, Sabtu (16/4).

Menurut Dede, pada Porprov Jabar 2022, FPTI Kota Bogor akan diperkuat 15 climber potensial, dimana tujuh di antaranya climber putri, atas Nama Widia Pujianti, Nursamsia, Nagita Febriyanti, Neyla Ayu Putri, Maita Sitorus, Rahmanda, dan Maulida.

Sementara untuk atlet putra delapan orang, atas nama Doddy Bachtiar, Adi Winata, Argo, M Azril, Arka, Herdi, M Farel, dan Obet Sitorus.

Baca Juga  SDN Kadu Sewu Gelar Acara Pelepasan Siswa

“Dari 15 atlet ini, kami menargetkan empat medali emas. Mudah-mudahan target itu bisa melebihi target, seperti yang sudah kita capai pada tahun 2018, yaitu tujuh medali emas dari tiga emas yang kita targetkan,” katanya.

Disinggung potensi empat medali emas tersebut, dengan tegas Dede mengatakan, semua kategori yang akan diikuti atlet, baik kategori lead, speed klasik, speed wr, boulder, berpeluang meraih medali emas. Hanya saja, sekarang tinggal atlet dan pelatih bisa terus konsisten berlatih hingga pelaksanaan Porprov Jabar 2022 digelar.

Adapun, kegiatan buka bersama sendiri selain untuk bersilaturahmi, juga turut membahas program latihan atlet yang tergabung dalam tim Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat di Kabupaten Bandung.

Baca Juga  Selain Bajigur, Holywing Cafe Bogor Tetap Sediakan Alkohol

“Moment ini lebih kepada silaturahmi antara pengurus dengan atlet. Sehingga kita bisa berkumpul dan sekaligus berbuka puasa bersama atlet, pelatih serta pengurus,” imbuhnya.

“Alhamdulillah, atlet tetap berlatih secara kontinyi, meskipun sedang berpuasa, tetapi tidak mengurangis semangat atlet, pelatih untuk terus berlatih. Hanya saja, porsi latihan sedikit dikurangi dari hari-hari biasanya,” tandas Dede. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.