Pemkab Bogor Siapkan Sanksi Bagi ASN Yang Terciduk Terima Bingkisan, Penurunan Pangkat hingga Dicopot Secara tidak Hormat

by -
Bupati Bogor Ade Yasin

Bupati Bogor Ade Yasin telah melarang Apatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor untuk menerima parsel atau bingkisan saat Lebaran.

HAL tersebut sudah diatur pemerintah pusat yang ter­tuang dalam surat edaran. Sehingga pihaknya harus menjalankan aturan tersebut. “Soal itu sudah ada larangan­nya dari pemerintah pusat, sehingga kita harus menja­lankannya,” terangnya.

Ia menjelaskan, ASN dilarang menerima hadiah atau pem­berian apa saja, termasuk parsel Lebaran dari siapa pun yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaannya. “Jelas itu ada larangannya juga bagi ASN menerima par­sel atau bingkisan. Jadi, kita ikuti aturan yang telah di­buat pemerintah pusat,” te­rangnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama, menegaskan, ASN tidak boleh menerima hadiah Lebaran seperti parsel dari siapa pun yang ada hubungannya dengan pekerjaan. Sebab, itu terma­suk gratifikasi.

Baca Juga  Cemari Sungai Cianten, DKP bakal Disemprot

“ASN seharusnya tidak boleh menerima gratifikasi apa pun bentuknya, baik besar maupun kecil. Termasuk parsel yang namanya gratifikasi itu dila­rang,” katanya.

Bagi ASN yang sudah terlanjur menerima parsel Lebaran ha­rus melapor ke Unit Pengen­dalian Gratifikasi (UPG) yang terdapat dalam setiap kemen­terian/lembaga. “Sebaiknya dilaporkan ke unit pelaporan gratifikasi, di setiap kantor seharusnya ada,” katanya.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN, pada Pasal 4 angka 8 dinyatakan bahwa ASN dila­rang menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapa pun yang berhu­bungan dengan jabatan dan/ atau pekerjaannya. “Kalau keluarga mau ngasih apa saja ya boleh. Anaknya ke orang tuanya atau sebaliknya, sua­mi ke istri atau sebaliknya,” jelasnya.

Baca Juga  Enam Bulan Sukses Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Jika ASN terciduk menerima parsel Lebaran, sambung dia, maka dapat dijatuhkan hu­kuman disiplin berat. Dalam Pasal 7 disebutkan jenisnya bisa berupa penurunan pang­kat setingkat lebih rendah selama tiga tahun; peminda­han dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah; pembebasan dari jabatan; pemberhentian dengan hor­mat tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai ASN. (mam/ eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *