Polisi Palak Pemotor Di Bogor, Nggak Ada Spion Minta Transfer Sejuta

by -

Jelang Lebaran, ada-ada saja kelakuan oknum polisi. Di Kota Bogor, seorang polisi kedapatan melakukan penilangan terhadap pemotor. Namun, bukannya memberikan surat tilang, oknum polisi itu justru memalak sejumlah uang kepada pemotor yang tidak melengkapi kaca spion pada kendaraannya.

AKSI oknum anggota po­lisi di Kota Bogor yang me­nilang lalu meminta uang senilai Rp2,2 juta kepada pengendara sepeda motor itu viral di media sosial (med­sos). Hal itu terungkap sete­lah sang pengendara sepeda motor mencurahkan kekesa­lannya melalui Twitter.

Diketahui, penilangan itu terjadi di wilayah Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Sabtu (23/4) sekitar pukul 04:00 WIB. Dimana, sang pengendara mengaku ditilang tepat di wilayah Vila Pajajaran, Warungjambu.

Baca Juga  Aris Idol Tiga Kali Pakai Narkoba

“Tolong ditindak tegas Sa­btu 23 april 2022 kejadian tdi pagi sekitar jm 4 pagie di wilayah bogor lo vila pajaja­ran warung jambu..saya kena tilang karna gak pake sepion ss kumplit, saya min­ta di tilang saja dan polisi tidak memberi surat tilang,” tulis pemotor tersebut.

“Dia minta 2,2 jt dan kami pun (tidak) punya uang se­banyak itu.dia minta separo klo tidak dia mau bawa saya di selama 14 hari dengan dipaksa kami membayar se­besar 1 jt 20 ribu ke no rek atas nama SYARIF ALPRED SIMANJUNTAK..,” imbuhnya.

Curhatannya itu pun langs­ung viral di Twitter. Bahkan, posting-an sang pengendara sepeda motor itu di-repost ulang oleh akun bernama @ Bogorfess_.

Baca Juga  Dorr...Polisi Kasih Hadiah Buat Perampok Truk

Kapolresta Bogor Kota Kom­bes Pol Susatyo Purnomo Condro mengakui oknum polisi yang menilang lalu meminta uang senilai Rp2,2 juta kepada pengendara se­peda motor itu merupakan anggotanya.

Oknum polisi yang diketa­hui berinisial SAS itu kini sudah dilakukan penahanan di Mako Polresta Bogor Kota.

“Setelah mendapatkan in­formasi terkait oknum Polri, Propam langsung merespons dengan cepat dan serius dengan melakukan penyeli­dikan, pemeriksaan, dan penelusuran terkait korban,” kata Susatyo Purnomo Cond­ro, Minggu (24/4).

“Dan saat ini berdasarkan bukti awal telah dilakukan penindakan berupa penaha­nan terhadap oknum yang bersangkutan,” sambungnya.

Ia mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan peme­riksaan lebih lanjut terhadap oknum polisi yang bertugas di Polsek Tanahsareal terse­but.

Baca Juga  LIMA PELEMPAR BATU BIMA ARYA DITAHAN

“Kita sedang mintai kete­rangan (terhadap yang ber­sangkutan, red) untuk peme­riksaan kode etik, yang ke­putusannya dapat dipecat,” tegas Susatyo Purnomo Condro. (rez/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.