Satgas Pelajar dan Forkompimcam Cari Solusi Atasi Tawuran

by -

METROPOLITAN.id – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) dan Satgas Pelajar Kecamatan Parungpanjang menggelar pertemuan dengan kepala sekolah guna membahas pencegahan adanya sekelompok pelajar tawuran yang dinilai meresahkan masyarakat.

Dari informasi yang dihimpun Metropolitan, terjadinya tawuran dengan sarung antar kelompok remaja terjadi di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, 4 April 2022. Aksi tersebut berlanjut tawuran sajam dan berujung adanya korban luka luka.

“Maka kalau tidak segera ditindak lanjuti maka malah berkepanjangan. Kemudian, di sekitar kawasan perumahan Sentraland pada malam, ada kegiatan anak anak muda yang masi pelajar SMP dan SMA balap lari,” ungkap Ketua PGRI Kecamatan Parungpanjang, Anda Suhanda kepada Metropolitan.id, Kamis (14/4/2022)

Anda mengatakan, balap lari di kawasan Perumahan Sentraland itu mengganggu ketentraman masyarakat karena ada semacam taruhan yang dilakukan pada malam hari oleh sekelompok pemuda yang masi pelajar.

Baca Juga  Warga Parung panjang Siap Geruduk Kantor Kecamatan

“Satgas pelajar dan Forkompimcam harus segera menyikapi. Saya melihat jika ada petugas Babinmas dan Babinsa mereka langsung pada bubar, itu yang harus ditindaklanjuti yang lebih penting kita preventif,”imbuhnya.

Selain itu ia juga mengaku, mendengar informasi yang beredar di media sosial terjadinya tawuran menggunakan sarung hingga terjadi saling serang dengan senjata tajam di Parungpanjang.

“Dengan adanya sosialisasi satgas pelajar ini untuk mencegah hal hal yang kita tidak inginkan dan bisa menciptakan wilayah Parungpanjang ini dengan aman dan nyaman,”harapnya.

Hadir dalam acara tersebut Dewan Penasehat Satgas Pelajar Kabupaten Bogor Amsohi. Ia ikut menanggapi terkait maraknya sekelompok pelajar yang tawuran. Menurut dia, hal itu kurang baik. Sehingga ia meminta, masyarakat yang bukan pelajar harus mengingatkan mereka yang masih pelajar.

Baca Juga  Warga Parungpanjang Dukung Aksi Warga Tangerang Tolak Truk Tambang Pelanggar Jam Operasional

Hasil kesepakatan bersama dari aturan organisasi yang diamanatkan satgas pelajar terdiri ada dari polsek, koramil dan kecamatan. Sehingga bicara pelajar tidak melulu dengan guru.

“Ini kewajiban kita bersama, kita yang sudah bukan pelajar harus mengingatkan pelajar. Maka sekarang satgas bersama para kepala sekolah bertemu untuk membahas hal itu, bagaimana penanganan dengan hal hal itu,” pungkasnya.(sir/c/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *