Semalaman, Komplotan Begal Sadis Sentul Dapat 3 Korban Berbeda, Tukang Pecel Lele Ikut Jadi Korban

by -

METROPOLITAN.id – Komplotan begal sadis yang diamankan Polres Bogor rupanya tak hanya menggasak motor milik seorang pengemudi ojek pangkalan di sekitar Tugu Pancakarsa Sentul, Kabupaten Bogor. Mereka juga mengambil handphone milik pedagang pecel lele dan satu Honda PCX milik warga yang mendatangi pedagang pecel di Cileungsi.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, dalam sekali jalan, para pelaku ini melakukan tiga kali pembegalan dengan tiga korban berbeda.

“Jadi pelaku ini setelah melakukan aksinya di Sentul kemudian mengarah ke Cileungsi. Di sana mereka melakukan pengancaman terhadap penjual pecel lele dan mengambil handphone pemilik pecel lele,” ujar Iman saat rilis pengungkapan kasus di lokasi kejadian di Pangkalan Ojeg Simpang Trumix, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Selasa (5/4).

Saat membegal tukang pecel lele, datang pengendara Honda PCX ke warung pecel lele tersebut. Para pelaku yang menenteng senjata tajam jenis celurit seketika mengancam pelaku dengan mengacungkan senjata tajam tersebut.

Pengendara yang ketakutan lalu lari meninggalkan kendaraannya. Komplotan begal ini lantas membawa kabur kendaraan korban.

Baca Juga  UF Centre Soroti Jalan Rusak

“Ada korban lain yang saat itu datang menggunakan sepeda motor PCX. Pelaku lalu mengancamnya menggunakan celurit dan berhasil mengambil kendaraannya,” ungkapnya.

Foto: Arifin/Metropolitan

Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Bogor berhasil menangkap empat pelaku begal yang beraksi di kawasan Tugu Pancakarsa, Sentul Kabupaten Bogor. Polisi kini masih memburu tiga pelaku lainnya yang masih buron.

Empat pelaku yang berhasil diringkus yakni, RB (20), LL (23), DM (22) dan AH (17). Sementara mereka yang masih buron diketahui berinisial TL (21), TK (19) dan TG (18).

Selain menangkap empat pelaku, ada dua penadah barang hasil membegal yang juga ikut diringkus yakni FM (24) dan FR (24).

“Tiga orang masih dalam pengejaran Tom Resmob Polres Bogor. Saat ini seluruh tersangka dalam penyidikan,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin saat rilis pengungkapan kasus di lokasi kejadian di Pangkalan Ojeg Simpang Trumix, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Selasa (5/4).

Empat pelaku begal ditangkap di tempat berbeda di wilayah Gunungputri dan Klapanunggal, Kamis (31/3). Sementara dua penadah berhasil ditangkap di wilayah bekasi.

Baca Juga  Tanah Longsor di Gunungbatu Bogor bikin Tiga Rumah Menggantung, Nyaris Ambruk

Saat dilakukan penangkapan, beberapa pelaku sempat melawan. Polisi akhirnya terpaksa menembakkan timah panas ke kakinya untuk melumpuhkan perlawanan pelaku.

“Pada saat kami melakukan penangkapan, mereka melakukan perlawanan ke petugas sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan  sejumlah barang bukti. Di antaranya dua senjata tajam jenis celurit, empat handphone, pakaian, topi, helm, plat nomor hingga sepeda motor.

“Mereka (pelaku begal) kami jerat Pasal 365 KUHP Ayat 2 dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. Sementara untuk dua lainnya (penadah) kami kenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun,” terang Iman.

Aksi begal ini terjadi pada Senin, 21 Maret 2022. Saat itu sekira pukul 00.30 WIB, komplotan begal ini mencari mangsa dengan berkeliling menggunakan tiga sepeda motor.

Setibanya di sekitar Tugu Pancakarsa Sentul, tepatnya di Pangkalan Ojeg Simpang Trumix, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, ada tukang ojek yang sedang mangkal.

Baca Juga  AMS Tentukan Sikap Pilwalkot 2018 di Rakerdis

Tanpa pikir panjang, mereka mendatangi tukang ojek tersebut dan menyerangnya secara membabi-buta menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Korban pun tak berdaya mendapat bacokan dan tusukan di sekujur tubuhnya. Ada dua korban yang saat itu mendapat sabetan senjata tajam.

Melihat korbannya tak berdaya, komplotan begal sadis ini langsung menggasak motor korban dan meninggalkan korban di lokasi.

“Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu sempat viral dua orang ojeg sedang menunggu penumpang tiba-tiba didatangi 7 pelaku. Dengan menggunakan senjata tajam, pelaku langsung menyerang dan mengambil kendaraan pelaku,” bebernya.

Tak hanya itu, komplotan begal ini diketahui melancarkan aksi serupa usai mendapat korban pertamanya. Dalam semalam, para pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di tiga tempat dan tiga korban berbeda.

“Dari pengakuan pelaku, mereka sudah merencanakan untuk melakukan pencurian dengan kekerasan. Kemudian mereka berkeliling mencari mangsa. Dalam satu malam mereka melakukan tiga kali perbuatannya terhadap tiga korban berbeda,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.