Waduh! Usai Jadi Pelaku Pengeroyokan, Putra Siregar Bisa Bebas?

by -

METROPOLITAN – Putra Siregar ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Ia ter­libat kasus dugaan pengeroyokan bersama Rico Valentino. Pemilik PS Store itu pernah berharap kasus tersebut bisa diselesaikan secara ke­keluargaan. Namun apakah itu mungkin?

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, mengatakan bahwa perdamaian itu bisa saja terjadi jika pela­ku dengan korban mau saling me­maafkan. ”Ini sesuai Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Restorative Justice yang jadi pe­doman kami. Namun dalam restorative justice tentu yang harus s e t u j u a d a l a h p i h a k pelapor dan terlapor,” kata Budhi Hersi Susianto saat dikonfirmasi, Senin (18/4).

Atas kejadian pengeroyokan itu, Putra Siregar dan Rico Valentino sudah enam hari mendekam di penjara. Ia ditahan 20 hari ke depan karena dikhawatirkan kabur. Penahanan bisa saja diperpanjang jika proses penyidikan belum rampung. Hal itu tidak menutup kemun­gkinan Putra Siregar dan Rico Valentino bisa lebih lama di penjara. ”Kalau proses penyidikannya belum selesai dan penyidik masih menganggap perlu dilakukan penaha­nan, maka (penaha­nan) diperpanjang ke JPU selama 40 hari,” ujar Budhi.

Seperti diketahui, Putra Siregar mem­bantah dirinya ikut terlibat dalam peng­eroyokan. Ia hanya melerai Rico Valen­tino yang terlibat cekcok dengan korban, Nur Alamsyah.

Baca Juga  Jadi Istri Bupati, Chacha Mau Urus Anak Sendiri

”Nggak, kan Rico itu mau dikeroyok orang, saya ngebe­la, melerai,” kata Putra di Pol­res Metro Jakarta Selatan usai rilis. ”Mereka-mereka. Saya lihat Rico mau dikeroyok, ham­pir mau meninggal Rico-nya, terus saya lerai. Makanya belum bisa banyak komentar saya,” jelas Putra Siregar.(dtk/eka/ py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *