25 Persen PNS di Bogor Boleh Kerja dari Rumah, Sisanya Tetap Ngantor

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membolehkan 25 persen ASN atau PNS-nya bekerja dari rumah atau work from home. Hal itu menyusul arahan dari pemerintah pusat dan melihat status PPKM di Kabupaten Bogor.

“Arahan pemerintah pusat, diserahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian, dalam hal ini kepala daerah, untuk mengatur aturan WFH dan WFO (work from office/kerja di kantor) berdasarkan level PPKM,” ujar Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan usai sidak hari pertama kerja di sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Bogor, Senin (9/5).

Saat ini, PPKM Kabupaten Bogor berada di level 2. Artinya, 75 persen ASN bekerja dari kantor atau WFO. Sementara sisanya 25 persen boleh WFH.

Baca Juga  Lima Pengembang bakal Hibahkan Lahan Demi Proyek Bogor Inner Ring Road

Meski demikian, Iwan mengaku Perbup soal PPKM akan berakhir hari ini, Senin (9/5). Aturan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan perbup terbaru.

“Kabupaten Bogor ini level 2 (PPKM), jadi 75 persen WFO, 25 persen WFH. Itu juga nanti diatur juga oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)┬ákarena hari ini PPKM juga selesai, nanti disusun kembali untuk selanjutnya di-perbupkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengaku tingkat kehadiran ASN Pemkab Bogor di hari pertama kerja usai libur Lebaran ini sebanyak 75 persen.

Untuk 25 persen yang WFH, pihaknya memprioritaskan ASN yang mudik.

“Diprioritaskan yang 25 persen WFH ini pegawai yang masih mudik, karena adanya aturan itu juga untuk mengurai arus balik mudik,” tandasnya. (fin)

Baca Juga  Tumpukan Limbah APD yang Dibuang di Bogor Diduga dari Rumah Sakit atau Klinik

Leave a Reply

Your email address will not be published.