54.6% Masyarakat Puas Dengan Kinerja Menteri-menteri Jokowi

by -
Airalangga Hartato

METROPOLITAN.id – Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis sebanyak 54.6% masyarakat Indoensia puas dengan kinerja menteri-menteri di kabinet Indonesia Maju. Melalui metode survei secara sampel yang dipilih sepenuhnya dengan acak (probability sampling). Lembaga Charta Politika Indonesia melakuka metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap Provinsi.

Dengan jumlah sampel sebanyak 1200 responden, margin of error + 2.83% pada tingkat kepercayaan 95%.  Unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan jumlah sampel masingmasing 10 orang di 120 desa/kelurahan yang tersebar di Indonesia.

Laporan survei kali ini juga menyajikan tren dari data hasil survei yang diperoleh pada survei lapangan periode 20-27 Februari 2020 dan 12-20 Juli, serta data hasil survei menggunakan telepon yang dilakukan pada periode 1-8 Mei 2020, 6-13 Juni 2020, 6-12 Juli 2020, 26-29 Januari 2021, 24-28 Februari 2021, dan 20-24 Maret 2021 untuk melihat dinamika perubahan persepsi publik selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga  Ini Kegiatan Hari Pertama Raja Salman di Indonesia

Presiden merupakan lembaga tinggi negara yang mendapatkan tingkat kepercayaan tertinggi, diikuti oleh TNI, Polri dan KPK.

Sebanyak 54.6% responden menyatakan puas dengan kinerja menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju, sementara 39.3% responden menyatakan tidak puas. Kepuasan terhadap kinerja menteri berada di bawah tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah tergolong cukup baik, berada pada angka 70%. Pada tren yang disajikan, tingkat kepuasan ini hampir mendekati kondisi pada masa sebelum pandemi (Februari 2020).

Penilaian responden terhadap kondisi ekonomi, hukum dan pemberantasan korupsi relatif berada pada kisaran 40-50% yang menyatakan baik.  Akan tetapi, sebagaimana terlihat pada tren yang disajikan pada sisi optimisme publik terhadap kondisi ekonomi satu tahun yang akan datang, terlihat peningkatan yang cukup tinggi bahkan melebihi optimisme publik pada Februari 2020 lalu.

Baca Juga  Demo BEM SI di Jakarta, Mahasiswa Mulai Berdatangan

Sementara pada bidang politik terutama praktik demokrasi, lebih dari 60% responden yang menilai baik.(eka)

Leave a Reply

Your email address will not be published.