Ada Korban Meninggal, Pengelola Wisata Curug Suakan Tutup Sementara

by -

METROPOLITAN.id – Pasca pengunjung tenggelam di Wisata Alam Curug Suakan, pihak pengelola langsung menutup sementara lokasi wisata alam di Kampung Palias RT 03/07, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Hal ini dibenarkan pengelola Wisata Alam Curug Suakan Ikbal Fauji.

“Saat kejadian itu sekitar pukul 11:00 WIB. Senin (09/05/22), korban langsung dievakuasi oleh pihak pengelola dibantu oleh desa dan Polsek Rumpin,”terang Ikbal Fauji.

Ikbal mengaku, setelah dilakukan pertolongan pertama, korban meninggal di jalan saat dibawa ke Puskesmas Rumpin. Saat kejadian, korban sedang mandi, namun terpeleset karena tidak bisa berenang.

“Dari info di lokasi, korban sedang duduk santai hingga berdiri dan langsung terpeselet. Dalam artian korban tidak bisa berenang,” terang Ikbal.

Baca Juga  Polisi Beberkan Kronologi Wisatawan yang Tewas di Curug Suakan

Ikbal mengaku, saat ini pihak pengelola menutup sementara. Hal ini sebagai bentuk berbelasungkawa pihak pengelola serta menghargai keluarga korban.

“Allhamdulilah dari pihak keluarga juga hasil musyawarah dilakukan secara kekeluargaan, dan dianggap suatu musibah,”terang Ikbal.

Sebelumnya, seorang wisatawan berinisial AY (28), meninggal dunia karena tenggelam di Curug Suakan, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Jasad korban langsung dimakamkan keluarga.

Kapolsek Rumpin, Kompol Dali Saputra mengaku, mendengar laporan dari warga langsung menuju lokasi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, terdapat salah satu pengunjung yang melihat korban tengah duduk lalu berdiri di pinggir curug.

“Korban kondisi duduk lalu berdiri dan terpeleset sehingga jatuh ke Curug Suakan dengan ketinggian sekitar tiga meter,” kata Dali Saputra, Senin (9/5/2022).

Baca Juga  Generasi Muda Di Rumpin Akan Menerima Alam Yang Rusak

Menurutnya, korban yang diduga tidak bisa berenang pun akhirnya tenggelam. Pengunjung lain yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya menyelamatkan korban.

“Pengunjung lainnya sempat melakukan pertolongan pertama kepada korban dengan memompa dada korban dan sempat sadar dengan mengeluarkan air dari mulutnya. Korban langsung dibawa ke puskesmas Rumpin untuk dilakukan perawatan,” jelas Dali.

Selanjutnya, sambung Dali Saputra, dokter yang memeriksa kondisi korban mengatakan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diperkirakan, pria tersebut merenggang nyawa dalam perjalanan.

“Korban selanjutnya dibawa keluarga kembali ke rumah keluarga korban di Depok. Pihak keluarga membuat surat pernyataan untuk tidak otopsi dan menyatakan sebagai takdir,”pungkasnya.(mul/c/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.