Banyak Persoalan di TPPAS Nambo, Pemkab Bogor Ogah Buang Sampah Disana

by -

METROPOLITAN.id – Meski Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo telah selesai dibangun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hingga saat ini masih membuang sampah di TPAS Galuga.

Hal itu lantaran berbagai persoalan timbul sebelum TPPAS Nambo beroperasi. Mulai dari tipping fee yang dianggap memberatkan hingga fasilitas yang belum memadai.

“Ketika kita tinjau kesana jalan masih ancur, jalannya juga pada belah coba saja dilihat. Hasil dari pengamatan kita juga sistem dan alat yang ada di TPPAS Nambo hingga saat ini belum beroperasi,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Ade Yana.

Dengan ketidaksiapan TPPAS Nambo, Ade Yana mengaku khawatir jika nantinya ketika sampah datang bukan malah jadi tempat pengolahan tapi pembuangan akhir sampah yang pada akhirnya di komplain oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga  Pemprov Jabar Dapat Sumbangan 100 Ribu Masker

“Dari pencermatan kita TPPAS Nambo belum layak dijadikan tempat pengelolaan. Karena banyak persoalan terjadi disana seperti pergerakan tanah. Bahkan kantornya aja miring itu,” paparnya.

Tak kalah penting persoalan tipping fee menjadi perhatian serius Pemkab Bogor. Sebab dengan jumlah sampah yang dibuang cukup banyak membuah Pemkab Bogor harus membuat anggaran lebih untuk tipping fee.

“Kita nggak mau mengeluarkan tipping fee. Masa diwilayah kita sendiri kita harus bayar. Saat ini kita sedang berkoordinasi dengan DLH Jawabarat. Kalau kita masih bayar tipping fee lalu jika DLH Jawabarat ada masalah dengan warga bogor, emang mau diselesaikan sama DLH Jabar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar hingga saat ini belum mengoperasikan TPPAS Nambo. Semula TPPAS Nambo akan dioperasikan pada akhir Februari atau awal Maret, namun hal tersebut tak kunjung direalisasikan. (mam)

Baca Juga  Jelang Mudik Lebaran, Pemkab Bogor Kebut Vaksinasi Booster

Leave a Reply

Your email address will not be published.