Bawaslu Bogor Beberkan 4 Tantangan Pemilu yang Mesti Diwaspadai

by -

METROPOLITAN.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor memaparkan sejumlah tantangan yang mesti di waspadai pada Pemilu 2024. Sedikitnya, ada 4 hal yang kerap menjadi perhatian dalam ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Pertama, money politik atau politik uang. Persoalan ini masih terus berulang setiap pesta demokrasi berlangsung. Bahayanya, politik uang seperti sudah menjadi tradisi atau dianggap biasa. Cara curang ini menciderai cita-cita pemilu yang jujur dan adil.

“Ada juga politik transaksional lainnya yang mesti jadi perhatian, seperti mahar politik untuk calon-calon yang ingin maju,” ujar Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Burhanudin, Senin (23/5).

Kedua, politik identitas. Isu ini belakangan masih selalu dihembuskan agar bisa mendulang suara. Padahal, politik identitas jelas berbahaya karena mengancam persatuan.

Baca Juga  Harga Pangan diBogor Cenderung Melonjak Turun

“Ketiga soal netralitas ASN. Dalam setiap momentum pemilu pasti terjadi. Karena biasanya ASN ini ada dua tipe; ada yang lurus melaksanakan tugas, ada juga yang politik. Biasanya yang ingin berkarir cepat ikut dalam ruang politik praktis. Ini cukup rawan terjadi. Ketika dimobolisasi misalnya, ada kemungkinan menggunakan anggaran untuk kepentingan politik,” ungkapnya.

Keempat, netralitas penyelenggara pemilu. Lembaga pemilu seperti Bawaslu dan KPU harus juga diawasi untuk menjaga hasil pemilu yang berkualitas.

“Integritas penyelenggara juga amat penting. Sehingga, hasil pemilu punya legitimasi yang kuat, melahirkan pemimpin berkualitas. Ini hanya beberapa yang umum, banyak juga tantangan lain yang mesti kita antisipasi bersama sedini mungkin,” pesan Burhan.

Baca Juga  Jelang Liga 1, Persib Bandung Pastikan Laga Uji Coba Lawan RANS FC dan Persikabo di Bogor

Berbagai upaya pun dilakukan agar masyarakat turut serta dalam pengawasan partisipatif. Misalnya, membentuk sekolah pengawasan, forum-forum diskusi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, hingga menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan.

“Dengan upaya-upaya ini, kita berharap bisa menghilangkan, atau setidaknya meminimalisasi segala tantangan-tantangan yang ada. Maka sangat penting masyarakat berperan aktif dalam mengawasi setiap prosesnya,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.