Belum Ditemukan Kasus Hepatitis Akut di Bogor, Dinkes Bentuk Tim

by -

METROPOLITAN.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor memastikan belum ada kasus hepatitis akut di Kabupaten Bogor. Meski demikian, antisipasi dini dan peningkatan kewaspadaan tetap dilakukan.

“Di Kabupaten Bogor sampai saat ini belum ada yang melaporkan,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina, Jumat (13/5).

Usai kasus hepatitis akut ini muncul di Indonesia, Dinkes langsung meminta rumah sakit hingga puskesmas meningkatkan kewaspadaan.

Dinkes juga membuat panduan untuk para tenaga kesehatan, memberikan informasi kewaspadaan, hingga menyiapkan sarana prasarana terutama untuk pemeriksaan darah seperti SGOT dan SGPT.

“Kita juga membuat surat ke Dinas Pendidikan agar anak-anak kita ketika masuk sekolah nanti berhati-hati, kalau jajan harus mencari makanan sehat, cuci tangan sebelum makan. Hepatitis akut ini umumnya bisa menyerang usia 1 bulan sampai 16 tahun,” terangnya.

Baca Juga  Kelola Air Limbah, Pemkot Gandeng Tokoh Olahraga di Prancis

Tak hanya itu, Dinkes juga membuat Penyelidikan Epidemiologi (PE), semacam form investigasi untuk memantau setiap gejala yang mengarah pada hepatitis akut.

PE ini diberikan kepada rumah sakit hingga seluruh puskesmas. Nantinya, PE ini akan dipantau terus oleh tim untuk memastikan apakah gejala yang ditemukan benar-benar hepatitis akut atau hepatitis lain.

“Ketika kasus ini muncul, si PE inilah yang menjadi indikator untuk bisa melihat bahwa ini hepatitis akut atau hepatitis a,b,c,d. Nanti mau hasilnya hepatitis A, atau B tetap kita pantau. Jadi semua gejala yang mirip pasti kita pantau sampai ada hasil akhir yang bisa menyimpulkannya,” terangnya.

Sebagai bentuk pencegahan dini, Mike juga meminta masyarakat senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca Juga  Rutin Gelar Sosialisasi, Perkenalkan Dampak Bahaya Api

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala mirip hepatitis. Tujuannya, agar bisa langsung ditindaklanjuti dan ditangani dengan cepat. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.