Bos Trans Pakuan Angkat Tangan

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Direktur PDJT Lies Permana Lestari. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id-Lima bulan menjabat, Lies Permana Lestari memilih mundur dari jabatannya sebagai Direktur Perumda Jasa Transportasi atau yang sebelumnya dikenal Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT).

Lies angkat tangan mengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang kondisinya masih tidak sehat.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Lies Permana Lestari sudah sebulan lalu mengajukan permohonan pengunduran diri. Alasannya, karena masalah keluarga.
Namun, saat itu Bima memberi kesempatan kepada Lies untuk berpikir ulang terkait permohonan tersebut.

“Setelah berdialog cukup lama, saya bisa memahami, bisa menerima. Tetapi (waktu itu, red) saya minta Bu Lies menyiapkan dulu lah, berpikir dulu lah,” katanya saat ditemui awak media di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Selasa (10/5).
Sampai akhirnya, bos Trans Pakuan itu kembali mendatanginya dan menyampikan tekad bulatnya mundur dari jabatannya.

Meski berat, Bima Arya mengaku bisa memahami hal tersebut. Bima Arya juga memastikan bahwa alasan mundurnya Lies lebih kepada pertimbangan keluarga, bukan alasan kinerja.
Atas keputusan itu, ia menegaskan sudah menunjuk pelaksana tugas (plt) direktur Perumda Jasa Transportasi sebagai pengganti Lies Permana.

Baca Juga  BISKITA Ngaspal, Bus Transpakuan Lama Bakal Disulap Jadi Bus Premium

“Saya segera lakukan langkah menunjuk plt. Itu saja. Plt-nya sudah ditunjuk, nanti saya akan umumkan khusus dengan Bu Lies. Plt dari internal lah. Prioritas internal. Dan bagus kalau berasal dari yang waktu itu ikut open bidding juga,” jelas Bima Arya.
Padahal, sebagai pemilik perumda, ia mengaku sangat berat melepaskan Lies Permana Lestari dari jabatan yang didudukinya sejak 2 Desember 2021 silam. Ia mengapresiasi kinerja Lies Permana, seperti dalam pengelolaan Biskita Trans Pakuan serta target-target lain.

“Sebetulnya sangat apresiasi Bu Lies. Capaian jelas. Biskita Trans Pakuan dikawal dengan baik. Data bilang, terbaik se-Indonesia. Saya sempat bilang, Bu Lies kan bagus kerjanya dan mencapai target, saya masih butuh Bu Lies,” tegasnya.
“Tapi kalau pertimbangannya keluarga, tentu saya hargai itu. Jadi bukan karena kinerja,” tambah Bima.

Baca Juga  PPDB Jalur Zonasi Sudah Ditutup

Sementara itu, mantan bos Trans Pakuan, Lies Permana Lestari, mengaku telah mengundurkan diri dari jabatan strategis tersebut. Sejumlah tanggung jawab mengenai perusahaan itu tidak lagi berada di tangannya. Namun, Lies tak mengutarakan alasan pengunduran dirinya tersebut.

“Betul, Mas (mengundurkan diri dari PDJT, red),” singkat Lies, Senin (9/5).
Sampai akhirnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bergerak cepat dengan menunjuk plt direktur.

Nama yang disebut-sebut yakni Rachma Nissa Fadliya, salah satu peserta open biding saat seleksi direktur PDJT tahun lalu.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membenarkan adanya penunjukan plt tersebut.
“Plt direktur sudah ada, namanya Rachma Nissa Fadliya. Mulai aktif per 1 Mei 2022,” katanya kepada awak media, Selasa (10/5).

Dedie menjelaskan Rachma Nissa sendiri sempat menjadi peserta lelang jabatan direktur PDJT pada November tahun lalu dan sempat lolos sebagai tiga besar.
“Rachma Nissa Fadliya itu peserta yang lolos tiga besar pada waktu open bidding untuk posisi direktur,” paparnya.

Baca Juga  Aksi Unjuk Rasa Pindah ke DPR, Tuntutan BEM SI Berubah jadi Empat Poin

Ia berharap plt direktur Perumda Jasa Transportasi bisa melanjutkan kebijakan Pemkot Bogor di bidang transportasi. Seperti bekerja sama dengan operator Biskita Trans Pakuan agar tetap memberi pelayanan bagi masyarakat.

Termasuk mendukung pengembangan bisnis dari perumda, sehingga memiliki kemampuan finansial untuk menyelesaikan utang di masa lalu.

Diketahui, nama Rachma Nissa Fadliya juga tercatat aktif sebagai pengusaha di Kota Bogor. Namanya tercatat sebagai wakil ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bogor periode 2021–2024. Rachma disebut punya perusahaan di bidang properti, yakni PT Zalila Hasiba Arshiya.

Ia juga menjadi salah satu dari tiga nama yang lolos tiga besar dalam open biding direktur PDJT pada tahun lalu, bersama Lies Permana Lestari dan Wahyu Setiawan. Namun, saat itu Lies Permana Lestari terpilih jadi direktur dan dilantik Wali Kota Bogor Bima Arya pada 2 Desember 2021 silam. (ryn/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.